Pasca Lebaran Idulfitri 2025, Legislator Golkar Minta Pemprov Perketat Pengawasan dan Kontrol Peningkatan Jumlah Penduduk

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap peningkatan jumlah penduduk dari luar DKI Jakarta setelah Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M.
Menurut Alia, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta harus menyosialisasikan kepada pendatang baru melalui RT dan RW terkait dengan latar belakang dan tujuan datang ke DKI Jakarta.
Pasalnya, masih banyak masyarakat di luar Jakarta yang beranggapan bahwa tinggal dan bekerja di ibukota dapat meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan yang lebih baik.
"Perlu identifikasi, terutama persoalan administrasi kependudukan dan lokasi tinggal dari masyarakat tersebut," ujar Alia di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip Selasa (15/4/2025).
Politikus Golkar itu berharap, jangan sampai kedatangan masyarakat luar Jakarta justru berdampak gangguan ketertiban.
"Begitu juga pencatatan dan pengelolaan data terkait administrasi masyarakat pendatang baru agar lebih tertata dalam pengelolaan kaum urbanisasi," imbuhnya.
Berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta melalui melalui Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) selama triwulan I/2025, berhasil menjangkau sebanyak 1.579 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Penjangkauan terhadap PPKS yang berada di ruang-ruang publik dan berdasarkan laporan dari masyarakat. Hal itu sebagai upaya merespons kondisi kerentanan sosial yang terus berkembang di DKI Jakarta.
Alia pun mengimbau Pemprov DKI Jakarta memberikan bimbingan dan pembekalan terhadap pendatang baru agar memiliki tujuan yang jelas datang ke Jakarta.
Jangan sampai, lanjutnya, pendatang baru tidak produktif dan menyebabkan penambahan angka pengangguran.
"Harus melakukan pencatatan dan pengelolaan data terkait administrasi masyarakat pendatang baru agar lebih tertata dalam pengelolaan kaum urbanisasi," tuturnya.
Untuk itu, Alia mendorong Pemprov DKI Jakarta agar turut mengembangkan wilayah penyangga DKI Jakarta dengan meningkatkan layanan transportasi publik yang ramah lingkungan.
Khususnya sebagai wilayah pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang mampu membantu perekonomian masyarakat luar Jakarta.
"Penting peran pemerintah dalam peningkatan infrastruktur seperti transportasi yang murah dan humanis dan mengenbangkan kawasan-kawasan penyangga ibukota," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Stuttgart di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Pertahankan Rekor Sempurna?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

