Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Segera Dimulai, Gubernur Pramono Sebut Anggarannya Bisa Pakai BTT atau APBD Perubahan

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa terdapat 2 opsi untuk anggaran program sekolah swasta gratis yang dimulai pada tahun ajaran baru 2025/2026.
Pram, sapaan akrabnya itu mengatakan, pihaknya akan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 atau menunggu APBD Perubahan 2025.
"Bahwa apakah kemudian digunakan anggaran istilahnya apa? BTT atau menunggu adanya APBD perubahan? Jadi ada dua alternatif itu," ujar Pram di Balai Kota Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan terkait dengan penggunaan anggaran ini, pihaknya akan sampaikan ke DPRD Jakarta setelah pelaksanaan uji coba program ini ke 40 sekolah selesai.
"Mengenai anggaranya nanti pasti akan kami sampaikan ke DPRD setelah uji coba itu dilakukan," terang Pram.
Selain itu, ia menjelaskan nantinya pelaksanaan program ini diperuntukkan untuk sekolah swasta yang berada di wilayah-wilayah yang padat penduduk dan cukup tertinggal.
"Jadi sekarang ini nanti hanya sekolah-sekolah swasta tertentu di daerah-daerah yang padat penduduk dan daerah yang mohon maaf dianggap sedikit tertinggal," tutur Pram.
"Sehingga dengan demikian inilah yang menjadi prioritas kami untuk memperbaiki pendidikannya," pungkasnya.
Sebagai informasi, Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko menyebut beberapa kriteria dari 40 sekolah swasta yang masuk dalam uji coba program sekolah swasta gratis.
Sarjoko mengatakan, pihaknya bakal memprioritaskan untuk program sekolah swasta gratis ini ke sekolah-sekolah yang wilayahnya tidak ada sekolah negeri.
Baca Juga: Kami Lebih Pantas ke Final! Arteta Klaim Arsenal Tim Terbaik di Liga Champions
Selain itu, mereka juga memprioritaskan untuk sekolah swasta di wilayah yang daya tampung sekolah negerinya sangat sedikit.
"Prinsipnya adalah lokasi-lokasi sekolah itu yang kita pilih di lokasi di mana tidak ada sekolah negerinya," ujar Sarjoko di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025) lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

