Kebijakan Pemprov DKI Terkait Kawasan Tanpa Rokok Tuai Pro-Kontra, Wagub Rano: Pemerintah Harus Adil, Juga Bagi yang Bukan Perokok

AKURAT JAKARTA - Raperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang kini tengah disusun Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD, menuai pro-kontra di kalangan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno menegaskan bahwa kebijakan ini untuk keadilan bagi semua warga.
Sebab, Pemprov DKI Jakarta ingin berlaku adil bagi warga yang merokok maupun yang tidak perokok.
Baca Juga: Kepa Arrizabalaga Resmi Gabung Arsenal: Perekrutan Cerdas untuk Saingi David Raya
"Jadi artinya tentu kita sebagai pemerintah harus adil. Ada orang yang hobi merokok atau suka merokok. Tapi ada orang yang juga tidak bisa. Ya, ini kan kebijakan yang mesti kita buat," ujar Rano kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Ia menjelaskan, pihaknya membuat kebijakan ini untuk memenuhi hak-hak yang bukan perokok untuk tidak merasakan dampak dari rokok.
Mantan Anggota DPR RI itu juga menegaskan, pihaknya bukan melarang warganya untuk merokok, melainkan disediakan tempat khusus untuk perokok.
"Kita punya hak. Anda boleh merokok, tapi mungkin tidak di tempat yang memang orang tidak merokok," kata Rano.
"Kita tidak melarang merokoknya. Tapi merokok di tempat (yang disediakan). Saya dulu perokok berat, tapi saya udah berhenti. Itu pilihan," pungkasnya.
Diketahui, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) DPRD DKI Jakarta, Farah Savira menegaskan bahwa rancangan peraturan daerah (raperda) KTR ini bukan untuk tidak memberikan ruang bagi perokok.
Farah menjelaskan, hal ini juga sesuai dengan hasil rapat paripurna dan pandangan umum maupun juga pendapat dari pidato Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
"Bahwa memang kita juga mengutamakan tempat-tempat yang harus dibatasi tidak boleh merokok. Tapi juga bukan berarti tidak memberikan ruang bagi teman-teman yang sudah merokok, apalagi di Jakarta dengan jumlah perokok yang masih tinggi," ujar Farah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



