Jakarta

Gubenur Pramono Sentil Pemkot Bekasi Soal Halte Transjabodetabek: Kalau Enggak Dibangun, Nanti Kami yang Bangunin

Laode Akbar | 26 Oktober 2026, 14:29 WIB
Gubenur Pramono Sentil Pemkot Bekasi Soal Halte Transjabodetabek: Kalau Enggak Dibangun, Nanti Kami yang Bangunin
Gubernur Pramono saat penandatanganan MoU kerjasama pengolahan sampah terpadu dengan Pemkot Bekasi. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyinggung pembangunan halte Transjabodetabek di wilayah Bekasi yang tak kunjung terealisasi.

Ia mengaku mendapat keluhan dari pengguna transportasi umum yang mempertanyakan kepastian pembangunan halte tersebut.

Pramono menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi terkait pengelolaan sampah terpadu Bantargebang, Senin (26/10/2026).

Baca Juga: Sisa Dua Bulan, Pemkab Tangerang Desak OPD Percepat Proyek dan Cegah SiLPA Bengkak

"Ada pertanyaan dari para pengguna, terutama dari warga Bekasi, 'Kenapa haltenya enggak dibangun-bangun?' begitu," kata Pramono.

Gubernur Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sebenarnya dapat mengambil inisiatif untuk membangun halte tersebut.

Namun, Pramono mengaku khawatir langkah itu justru menimbulkan persoalan apabila dilakukan tanpa koordinasi yang jelas dengan Pemerintah Kota Bekasi.

"Sebab kalau haltenya enggak dibangun, nanti kami yang bangunin, nanti salah malahan. Tetapi kalau enggak dibangun, nanti kami yang bangunin enggak apa-apa juga," ujarnya.

Pramono menegaskan, koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi perlu diperkuat agar fasilitas transportasi umum dapat semakin lengkap dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Baca Juga: Tinjau TKA di SMAN 3 Tangsel, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Bagikan Strategi 3M Hadapi Soal HOTS

Menurutnya, konektivitas transportasi antara Jakarta dan wilayah penyangga terus berkembang. Hal itu diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Pramono mengungkapkan, jumlah penumpang Transjabodetabek dari Bekasi saat ini berkisar 4.000 hingga 5.000 orang per hari.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.