Jakarta

Kurangi Angka Pengangguran, Gubernur Pramono Minta Jajarannya Gunakan APBD untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Yasmina Nuha | 16 September 2025, 15:59 WIB
Kurangi Angka Pengangguran, Gubernur Pramono Minta Jajarannya Gunakan APBD untuk Ciptakan Lapangan Kerja

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk menciptakan lapangan kerja.

"Tetapi saya sendiri sudah meminta kepada seluruh jajaran untuk bisa APBD kita itu menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Pramono di Stasiun MRT Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025).

Ia mengatakan, terkait dengan tingkat pengangguran, Jakarta dibandingkan dengan kota lain masih lebih rendah.

Baca Juga: Penunjukan Endang Nugrahani Jadi Bunda PAUD Jakarta Tuai Polemik, Gubernur Pramono: Dia Tidak Digaji Sama Sekali

"Jadi tingkat pengangguran di Jakarta secara nasional dibandingkan dengan nasional memang kita lebih rendah," katanya.

Ia juga mengatakan, salah satu cara pihaknya mengatasi pengangguran melalui perekrutan petugas pemadam kebakaran (damkar). Nantinya, mereka akan umumkan pada Rabu (17/9/2025).

"Maka kenapa tadi misalnya dengan Damkar, besok akan diumumkan siapa yang lulus di awal.
Hari Rabu akan diumumkan," katanya.

Politikus PDIP itu juga mengatakan, pihaknya juga akan membuka rekrutmen di tempat lain, termasuk job fair yang diadakan.

"Sehingga dengan demikian, pemerintah Jakarta berusaha untuk berperan serta bersama-sama dengan pemerintah pusat untuk menurunkan pengangguran," pungkasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Villarreal di UCL, 17 September 2025: Ujian Perdana The Lilywhites di Eropa

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, mendorong optimalisasi kerja sama antarkota melalui skema sister city untuk menurunkan angka pengangguran di Jakarta.

Menurutnya, hubungan bilateral dengan sejumlah wilayah luar negeri dapat membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jakarta.

Hal itu disampaikan Baco dalam forum audiensi bersama delegasi Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia, di Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Tiga Kebiasaan Sehat Sebelum Makan Siang untuk Mendukung Penurunan Berat Badan

"Jakarta itu mengalami oversupply manusia. Penduduk kita terlalu banyak, tapi banyak yang tidak berpendidikan tinggi. Akhirnya, SDM-nya lemah, daya saingnya rendah, dan pengangguran tinggi," kata Baco. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.