Efektif Urai Kemacetan TB Simatupang, Legislator Golkar Dukung Pemprov Perpanjang Rekayasa Lalin GT Fatmawati 2

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mendukung Pemprov Jakarta yang memperpajang masa rekayasa lalu lintas itu dengan membuka Gerbang Tol (GT) Fatmawati II secara gratis hingga akhir Oktober 2025.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, usai evaluasi uji coba rekayasa lalin tersebut pada tanggal 15 - 19 September 2025.
“Keputusan tersebut diambil Gubernur Pramono Anung setelah melakukan evaluasi penerapan uji coba rekayasa lalu lintas ini," ujar Judistira dalam keterangannya, dikutip Sabtu (11/10/2025).
Baca Juga: Hadiri Pelantikan dan Orientasi Pengurus MDI Se-Jakarta, Wantim Golkar Jojo Wahab Catat 3 Poin Ini
Anggota Komisi D itu menilai, perpanjangan uji coba itu untuk akan mengurai kemacetan di Jalan TB. Simatupang.
"Ternyata hasilnya positif. Karena itu, pelaksanaannya diperpanjang hingga akhir Oktober 2025," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh juga mendukung langkah Pemprov DKI melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Nova mengaku telah meninjau langsung lokasi proyek dan melihat kondisi jalan yang semakin sempit.
Menurutnya, kebijakan Pemprov DKI bersama Dinas Perhubungan (Dishub) membuka akses tol menjadi solusi yang tepat.
“Langkah Pak Gubernur maupun Dishub untuk membuka jalur di pintu Tol Fatmawati 2 sangat bagus sekali. Mudah-mudahan bisa efektif,” ujar Nova.
Diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengungkapkan terjadi penurunan kemacetan sebesar 17,15% usai evaluasi uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) Jalan TB Simatupang pada tanggal 15 - 19 September 2025.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut, penurunan tersebut ini berdasarkan data yang dihimpun dari survey lalu lintas kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2.
"Terjadi penurunan volume jam puncak tertinggi rata-rata jalan arteri R.A Kartini sebesar 17,15% dari kondisi sebelum uji coba rekayasa lalu lintas," ujar Syafrin dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih


