Jakarta

Efektif Urai Kemacetan TB Simatupang, Legislator Golkar Dukung Pemprov Perpanjang Rekayasa Lalin GT Fatmawati 2

Yasmina Nuha | 11 Oktober 2025, 22:55 WIB
Efektif Urai Kemacetan TB Simatupang, Legislator Golkar Dukung Pemprov Perpanjang Rekayasa Lalin GT Fatmawati 2

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mendukung Pemprov Jakarta yang memperpajang masa rekayasa lalu lintas itu dengan membuka Gerbang Tol (GT) Fatmawati II secara gratis hingga akhir Oktober 2025.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, usai evaluasi uji coba rekayasa lalin tersebut pada tanggal 15 - 19 September 2025.

“Keputusan tersebut diambil Gubernur Pramono Anung setelah melakukan evaluasi penerapan uji coba rekayasa lalu lintas ini," ujar Judistira dalam keterangannya, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga: Hadiri Pelantikan dan Orientasi Pengurus MDI Se-Jakarta, Wantim Golkar Jojo Wahab Catat 3 Poin Ini

Anggota Komisi D itu menilai, perpanjangan uji coba itu untuk akan mengurai kemacetan di Jalan TB. Simatupang.

"Ternyata hasilnya positif. Karena itu, pelaksanaannya diperpanjang hingga akhir Oktober 2025," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh juga mendukung langkah Pemprov DKI melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Nova mengaku telah meninjau langsung lokasi proyek dan melihat kondisi jalan yang semakin sempit.

Menurutnya, kebijakan Pemprov DKI bersama Dinas Perhubungan (Dishub) membuka akses tol menjadi solusi yang tepat.

“Langkah Pak Gubernur maupun Dishub untuk membuka jalur di pintu Tol Fatmawati 2 sangat bagus sekali. Mudah-mudahan bisa efektif,” ujar Nova.

Diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengungkapkan terjadi penurunan kemacetan sebesar 17,15% usai evaluasi uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) Jalan TB Simatupang pada tanggal 15 - 19 September 2025.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut, penurunan tersebut ini berdasarkan data yang dihimpun dari survey lalu lintas kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2.

"Terjadi penurunan volume jam puncak tertinggi rata-rata jalan arteri R.A Kartini sebesar 17,15% dari kondisi sebelum uji coba rekayasa lalu lintas," ujar Syafrin dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y