Cegah Penyebaran Virus Nipah di Jakarta, Legislator Golkar Basri Baco Minta Pemprov Masifkan Kampanye Digital

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, menegaskan bahwa pemerintah harus bergerak cepat dalam merespons potensi ancaman penyebaran Virus Nipah.
Ia menyebut pemantauan situasi secara berkelanjutan menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, mengingat virus tersebut memiliki pola penularan zoonosis atau berpindah dari hewan ke manusia.
Baco menjelaskan, ancaman global Virus Nipah yang dapat menular melalui hewan seperti babi dan kelelawar membuat pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan publik.
"Pemerintah terus memantau perkembangan situasi terkait Virus Nipah. Mengambil langkah-langkah untuk melindungi kesehatan masyarakat," ujar Baco dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).
Koordinator Komisi B itu mendorong pemerintah meluncurkan kampanye digital protokol kesehatan yang lebih spesifik menyasar pencegahan penyakit zoonosis.
Menurutnya, sosialisasi yang tepat sasaran dapat menjadi garda terdepan mencegah kepanikan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
"Langkah itu merupakan hal mendesak. Setelah muncul ancaman global Virus Nipah yang penularannya lewat hewan, seperti babi dan kelelawar," tegasnya.
Baco juga meminta kementerian hingga dinas terkait untuk memproduksi konten edukatif yang mudah dipahami dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
"Terutama mengenai cara mencuci buah dengan benar. Lalu, menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh hewan liar," sambungnya.
Ia berharap kampanye edukatif tersebut dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk daerah pelosok. Pemanfaatan media sosial dan jaringan komunikasi publik disebutnya sebagai kunci efektivitas.
"Gunakan seluruh kanal komunikasi. Media sosial, website resmi, hingga jaringan komunitas lokal. Pastikan informasi sampai dan dipahami," pungkas Baco.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Virus Nipah di wilayah Ibu Kota.
Meski begitu, ia menegaskan Pemprov DKI telah meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipasi cepat sesuai arahan pemerintah pusat.
Menurutnya, komunikasi intensif dilakukan bersama Menteri Kesehatan untuk memastikan Jakarta siap menghadapi potensi penyebaran penyakit zoonotik tersebut.
"Alhamdulillah sampai hari ini di Jakarta belum ditemukan yang terkena Virus Nipah. Kemarin waktu berkomunikasi dengan Bapak Menteri Kesehatan, mudah-mudahan Jakarta segera mengantisipasi itu," ujar Pramono di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






