Implementasi Pemekaran Kelurahan, Legislator Golkar Alia Laksono: Jangan Ada Alasan KTP Masih Proses

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, menegaskan bahwa perubahan dokumen kependudukan akibat pemekaran kelurahan tidak boleh menjadi alasan pelayanan publik melambat.
Alia meminta Dinas Dukcapil dan jajaran pemerintah kota bekerja tanpa jeda agar warga tetap mendapatkan layanan cepat selama masa penyesuaian.
Ia mengakui bahwa pemekaran wilayah tentu akan memunculkan kebutuhan pembaruan administrasi seperti KTP, KK, atau dokumen lain. Namun menurutnya, proses ini tidak boleh mengorbankan hak warga atas layanan publik.
Baca Juga: HUT AMPG Ke-24, Ketua AMPG DKI Luncurkan Buku Strategi AMPG DKI Menuju Kemenangan Partai Golkar
"Kalau ada pergantian nama wilayah pasti ada perubahan data, tapi jangan sampai ini dijadikan alasan layanan lambat. Jangan ada alasan ‘KTP-nya masih proses’. Itu sering dikeluhkan warga," ujar Alia dalam Podcast "Kata Wakil Kita" di kanal YouTube DPRD DKI Jakarta.
Ia menegaskan bahwa Komisi A akan mengawasi ketat kinerja Dukcapil dan wali kota setempat untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih pelayanan ataupun penundaan dengan dalih proses administrasi.
"Kita bisa menekan SKPD terkait agar tidak ada overlap. Kalau warga harus ganti KTP, itu harus bisa diselesaikan cepat, idealnya satu hari," tegasnya.
Alia mengungkapkan bahwa sejak awal menjabat, Dukcapil menjanjikan proses penerbitan KTP selesai maksimal satu jam—baik untuk pembuatan baru, penggantian karena hilang, maupun perubahan data. Janji ini, kata dia, harus dipenuhi selama periode transisi pemekaran.
"Jangan ada alasan blangko habis, jangan ada alasan tambahan biaya, atau hal-hal lain. KTP itu harus jadi cepat dan tanpa pungutan," katanya.
Wakil Ketua Komisi A itu juga menyoroti masih ditemukannya keluhan warga saat berurusan dengan SKPD.
Menurutnya, masa penyesuaian pemekaran justru harus menjadi momentum evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap pelayanan dasar.
"Kita benar-benar mengawal agar tupoksi mereka berjalan dengan baik. Warga tetap harus bisa dilayani, bahkan lebih baik dari sebelumnya," tuturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






