Rawan Tawuran di Bulan Ramadan, Satpol PP DKI Perketat Pengawasan 43 Lokasi di Lima Wilayah

AKURAT JAKARTA — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan menjelang bulan suci Ramadhan dengan menggencarkan pengawasan di sejumlah titik rawan tawuran.
Berdasarkan data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), terdapat 43 lokasi di lima wilayah kota yang masuk kategori rawan tawuran.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan bahwa setiap hari pihaknya mengerahkan sekitar 1.900 personel yang bertugas secara mobile dan siaga untuk menjaga ketertiban umum.
Baca Juga: Prediksi Skor FC Drita vs Celje di UECL, 20 Febuari 2026: Ujian Sejarah Tuan Rumah di Pristina
Selama Ramadhan, kekuatan personel akan ditambah khusus di kawasan yang telah terpetakan sebagai titik rawan tawuran.
"Data dari Kesbangpol, ada 43 titik rawan tawuran di DKI Jakarta. Nanti itu yang akan kita antisipasi," ujar Satriadi, Kamis (19/2/2026).
Satriadi menegaskan bahwa meski fokus pada titik-titik tersebut, pengawasan tidak akan terpusat hanya di lokasi yang telah dipetakan.
Ia menyebut, karakter tawuran yang insidentil membuat potensi perpindahan lokasi selalu mungkin terjadi.
"Kita tetap lakukan pemantauan menyeluruh. Lokasi rawan itu bisa bergeser, jadi tidak bisa hanya mengandalkan pemetaan lama," katanya.
Selain memperkuat patroli, Satpol PP juga akan berkoordinasi dengan aparat Kepolisian dan TNI untuk mencegah potensi tawuran sedini mungkin.
Baca Juga: Wagub Rano Karno Nilai Jukir Liar di Tanah Abang Lumrah di Awal Ramadan, Penertiban Sudah Berjalan
Upaya pencegahan disebut tak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat.
"Penanganan tawuran bukan cuma saat kejadian. Kita juga lakukan pendekatan, edukasi, agar lingkungan ikut mendukung pengentasan tawuran remaja," jelasnya.
Satriadi menambahkan, selama Ramadhan pihaknya juga akan memperketat pengawasan peredaran minuman keras, termasuk melakukan sweeping terhadap penjualan miras ilegal.
"Cuman kan kita enggak bisa kasih lihat jadwalnya kapan. Karena kalau dikasih tahu jadwalnya malah nanti enggak jadi sweeping," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







