Waka DPRD Basri Baco Usul 100 Pasar di Jakarta Punya Fasilitas Pengolahan Sampah Sendiri

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, mengusulkan agar pasar-pasar besar di Jakarta memiliki fasilitas pengolahan sampah sendiri.
Menurutnya, langkah tersebut dapat mengurangi ketergantungan pengangkutan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.
Baco menyampaikan, dari sekitar 155 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya, setidaknya sebagian besar pasar berukuran besar dapat dilengkapi dengan fasilitas pengolahan sampah skala lokal.
"Kalau perlu jangan cuma di Kramat Jati. Semua pasar yang agak besar itu dibuatkan. Kita punya sekitar 155 pasar, mungkin 100 pasar atau setengahnya bisa dibuatkan fasilitas pengolahan," kata Baco dalam rapat bersama Pasar Jaya.
Menurutnya, teknologi pengolahan sampah yang digunakan tidak perlu berukuran besar. Cukup teknologi skala pasar yang mampu mengolah sampah organik langsung di lokasi.
Dengan demikian, sehingga volume sampah yang harus diangkut keluar pasar dapat berkurang secara signifikan.
Baco menilai konsep pengolahan sampah di lokasi pasar akan lebih efisien dibandingkan seluruh sampah harus diangkut ke Bantargebang.
Selain menekan volume sampah yang dikirim, langkah tersebut juga dapat mengurangi biaya operasional pengangkutan.
"Tidak perlu teknologi yang besar. Yang penting bisa mengolah sampah di pasar itu sendiri supaya tidak semuanya diangkut ke Bantargebang," ujarnya.
Koordinator Komisi B itu juga mendorong Pasar Jaya menggandeng pihak profesional yang memiliki teknologi pengolahan sampah yang tepat guna agar implementasinya tidak menimbulkan masalah baru.
Menurut Baco, upaya ini bisa menjadi solusi jangka menengah sambil menunggu pembangunan fasilitas pengolahan sampah skala besar seperti Intermediate Treatment Facility (ITF) yang direncanakan Pemprov DKI Jakarta.
"Cari yang profesional supaya tidak salah lagi. Yang penting bisa mengurangi sampah dari pasar sebelum dibawa keluar," ucapnya.
Dengan adanya fasilitas pengolahan sampah di pasar, Baco berharap volume sampah Jakarta yang mencapai ribuan ton per hari dapat berkurang secara signifikan.
Selain itu, cara ini sekaligus memperbaiki sistem pengelolaan sampah di pusat-pusat perdagangan ibu kota. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 2Sekjen Golkar Benarkan Nusron Wahid Mengundurkan Diri, Ada Kaitan dengan Kasus Korupsi HGB yang Diusut KPK?
- 3Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir Target 4 Emas untuk Kontingen Indonesia
- 4Soroti Pangan Murah Langka, Legislator Golkar Farah Savira Minta Kuota Ditambah dan Website Diperbaiki
- 5Ketua Komisi D DPRD DKI Soroti Sampah Menggunung di Kapuk Muara, Duga TPS Ilegal dari Apartemen
- 6OMC Belum Efektif, Legislator Golkar Dadiyono Ingatkan Ancaman Kebakaran di Tengah Minim Hujan
- 7Kembali ke Timnas Indonesia, Dean James Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
- 8Peringati HUT ke-15 RSUD Balaraja: Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Tekankan Komitmen Respon Cepat Pelayanan Kesehatan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



