Jakarta

Dinas Dukcapil DKI Prediksi Pendatang Baru Pasca Lebaran 2026 Alami Penurunan, Ini Alasannya!

Laode Akbar | 2 April 2026, 10:51 WIB
Dinas Dukcapil DKI Prediksi Pendatang Baru Pasca Lebaran 2026 Alami Penurunan, Ini Alasannya!
Ilustrasi- Arus balik lebaran di Terminal

AKURAT JAKARTA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat jumlah pendatang baru pasca Lebaran 2026 belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah warga pendatang yang mengurus administrasi kependudukan bahkan belum menembus angka 1.000 jiwa.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan bahwa tren ini berpotensi melanjutkan pola penurunan jumlah pendatang baru seperti yang terjadi dalam tiga tahun terakhir.

Baca Juga: Tua-tua Keladi: 8 Pesebakbola Berusia di Atas 40 Tahun Ini Masih Main di Piala Dunia, Terbaru Edin Dzeko dari Bosnia

"Kalau melihat perkembangan hasil pelayanan adminduk dari tanggal 25 Maret sampai 30 Maret 2026, belum mencapai 1.000 jiwa pendatang baru pasca Lebaran 2026. Sepertinya akan terjadi lagi tren penurunan jumlah pendatang baru seperti tiga tahun terakhir," ujar Denny dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Meski demikian, ia menegaskan pihaknya masih menunggu perkembangan data hingga akhir April 2026 untuk mendapatkan gambaran yang lebih pasti.

"Tapi untuk pastinya masih menunggu perkembangan sampai dengan akhir April 2026," katanya.

Untuk mengantisipasi sekaligus memastikan pendatang baru tertib administrasi, Dukcapil DKI Jakarta akan menggelar layanan jemput bola perekaman dan pembaruan data kependudukan sepanjang April 2026.

Baca Juga: Viral! Susu Sekolah MBG Dijual di Minimarket, Padahal Ada Tulisan: TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN, Kepala Badan Gizi Nasional Buka Suara

Program ini akan melibatkan seluruh jajaran Dukcapil mulai dari tingkat kota/kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan, dengan menyasar langsung lingkungan warga.

"Mulai 1 April sampai 29 April, jajaran Dukcapil akan melaksanakan kegiatan jemput bola pelayanan adminduk di beberapa RW bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, kelurahan serta pengurus RT/RW," jelas Denny.

Layanan ini ditujukan untuk memudahkan pendatang baru melakukan pelaporan diri sekaligus memperbarui dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

Sebagai perbandingan, jumlah pendatang baru ke Jakarta pasca Lebaran dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan kecenderungan menurun.

Hal ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pemerataan pembangunan di daerah, meningkatnya peluang kerja di kota penyangga, hingga biaya hidup Jakarta yang semakin tinggi.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Gudang Elpiji SPBE Cimuning Bekasi: 19 Rumah Hangus dan 7 Orang Luka-Luka

Pada periode pasca Lebaran 2023, jumlah pendatang baru tercatat sekitar 25 ribu jiwa. Angka tersebut kemudian menurun pada 2024 menjadi sekitar 22 ribu jiwa, dan kembali turun pada 2025 yang berada di kisaran 15–16 ribu jiwa. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.