Dukung Penertiban Atribut Parpol, Legislator Golkar Basri Baco Ingatkan Pemprov DKI Tak Tebang Pilih

AKURAT JAKARTA - Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar tidak menerapkan standar ganda dalam penertiban atribut partai politik di ruang publik.
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan antara jajaran Golkar DKI dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Satpol PP DKI Jakarta di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Menurut Baco, Golkar pada prinsipnya mendukung langkah pemerintah dalam menata pemasangan atribut demi menjaga estetika kota.
Baca Juga: Fraksi Golkar Soroti Ketimpangan Akses Air, Desak Pemprov DKI Perketat Pengawasan Air Tanah
Namun, ia menegaskan bahwa aturan tersebut harus diterapkan secara adil kepada seluruh partai politik tanpa pengecualian.
"Kalau Golkar, kami pasti tunduk pada aturan main. Tapi yang penting jangan ada standar ganda. Jangan sampai ada yang dicopot, sementara yang lain dibiarkan," ujar Baco.
Ia juga menyinggung pentingnya konsistensi pemerintah dalam menegakkan aturan, tanpa dipengaruhi oleh faktor politik. Baco berharap tidak ada perlakuan berbeda terhadap atribut partai tertentu.
"Jangan karena ini, misalnya, partai tertentu lalu tidak ditertibkan, sementara yang lain ditertibkan. Itu yang kita harapkan tidak terjadi," katanya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua DPRD DKI itu menegaskan bahwa Golkar selama ini memposisikan diri sebagai mitra pemerintah dalam menjaga ketertiban dan mendukung kebijakan yang berlaku.
"Golkar itu DNA-nya pemerintah. Artinya, kami pasti akan selalu berkolaborasi dengan pemerintah yang sah," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa partainya siap mengikuti aturan penataan atribut yang tengah disiapkan Pemprov DKI, selama penerapannya dilakukan secara transparan dan merata.
Pertemuan tersebut turut membahas rencana pengaturan lebih lanjut terkait pemasangan atribut partai politik, termasuk larangan di sejumlah titik seperti jembatan penyeberangan orang (JPO), flyover, dan jalan protokol yang dinilai rawan membahayakan keselamatan.
Pemprov DKI Jakarta sendiri tengah menyusun regulasi baru guna menata pemasangan atribut politik agar lebih tertib, aman, dan selaras dengan wajah kota yang modern. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








