Pemprov DKI Bakal Gelar Aksi Serentak Basmi Ikan Sapu-Sapu pada Jumat Besok, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar aksi serentak pembersihan ikan sapu-sapu di lima wilayah kota pada Jumat (18/4/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya mengendalikan populasi ikan invasif tersebut yang dinilai merusak lingkungan sekaligus membahayakan kesehatan manusia.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan berbahaya pada ikan sapu-sapu melebihi ambang batas aman untuk dikonsumsi.
"Dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites itu kadar batasnya 0,3 miligram, dia lebih dari itu sehingga akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi. Ada timbalnya, ada macam-macamnya, dan itu benar-benar berbahaya bagi manusia," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (14/4/2026).
Pramono juga menjelaskan, ikan tersebut kerap membuat lubang di tanggul atau tebing untuk tempat berlindung, yang pada akhirnya dapat merusak struktur saluran air.
"Ikan ini ternyata menghancurkan tanggul-tanggul, tebing-tebing, karena digunakan untuk dia bersembunyi. Dan hampir ketika ada ikan ini, semua ikan lokal kita dimakan, termasuk telur-telurnya," katanya.
Menurut politikus PDIP itu, ikan sapu-sapu merupakan spesies yang berasal dari Amerika Selatan dan telah menjadi masalah di berbagai negara, termasuk di habitat aslinya.
Kemampuan bertahan hidup di berbagai kondisi air, termasuk yang tercemar, membuat populasinya sulit dikendalikan.
Dalam kegiatan yang akan digelar, Pemprov DKI tidak hanya fokus pada penangkapan ikan sapu-sapu, tetapi juga melakukan pembersihan saluran air secara menyeluruh.
Kegiatan tersebut mencakup pengangkatan sedimen serta perbaikan infrastruktur saluran guna mendukung fungsi drainase.
"Tidak semata-mata untuk ikan sapu-sapu, tetapi kita juga mengangkut sedimen, kemudian memperbaiki saluran air dan sebagainya," ujar Pramono.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggelar kerja bakti penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Suku Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, PPSU hingga Gulkarmat. Hadir pula jajaran pemerintah wilayah seperti camat dan lurah setempat.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, mengatakan penanganan ikan sapu-sapu bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, upaya serupa telah dilakukan di Kali Ciliwung.
"Waktu pembersihan di Kali Ciliwung, kami sudah mengambil sampel ikan dan air. Hasilnya, ambang batas pencemaran cukup tinggi. Ikan tersebut mengandung Salmonella, E. coli, serta residu logam berat," ujar Hasudungan dalam keterangannya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





