Fraksi Golkar DPRD DKI Minta Konsep One Health dalam Raperda Sistem Kesehatan Daerah Tak Sekadar Jargon

AKURAT JAKARTA - Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta menekankan pentingnya penerapan konsep One Health atau Satu Kesehatan secara konkret dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Kesehatan Daerah.
Konsep tersebut dinilai tidak boleh berhenti sebagai jargon, tetapi harus diwujudkan dalam langkah operasional hingga tingkat lingkungan terkecil.
Hal itu disampaikan Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta terkait pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Sistem Kesehatan Daerah.
Menurut Alia, pandemi COVID-19 telah menjadi pelajaran penting bahwa kesehatan tidak dapat lagi dipandang secara sektoral semata.
Ia menilai kesehatan harus dipahami sebagai sistem yang saling terhubung antara manusia, hewan, dan lingkungan.
"Pandemi COVID-19 telah menjadi pelajaran pahit yang seharusnya mengubah cara kita memandang kesehatan. Kesehatan tidak lagi bisa dilihat secara sektoral, tetapi harus dipahami sebagai sistem yang terhubung antara manusia, lingkungan, dan hewan," kata Alia.
Fraksi Golkar, lanjutnya, mendukung penguatan sistem informasi kesehatan berbasis digital sebagai fondasi deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi wabah.
Pihaknya juga mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memasukkan pendekatan One Health ke dalam Ranperda.
Meski demikian, Alia mengingatkan bahwa konsep tersebut berpotensi menjadi sekadar slogan apabila tidak disertai mekanisme pelaksanaan yang jelas, terutama di wilayah padat penduduk yang rentan terhadap penyebaran penyakit zoonosis dan wabah berbasis lingkungan.
"Bagaimana implementasi konkret pendekatan ini hingga ke tingkat RT/RW di wilayah padat penduduk, yang justru menjadi titik paling rentan terhadap penyebaran penyakit zoonosis dan wabah berbasis lingkungan?" ujarnya.
Wakil Ketua Komisi A itu menilai keberhasilan pendekatan One Health sangat bergantung pada penguatan peran masyarakat, kader kesehatan, serta integrasi dengan sistem sanitasi dan pengelolaan lingkungan.
Karena itu, Fraksi Golkar mendorong agar pendekatan tersebut dijalankan berbasis wilayah dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Oleh karena itu, Fraksi Partai Golkar mendorong agar pendekatan One Health dijalankan secara berbasis wilayah dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur," tandas Alia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







