Legislator Golkar Sardy Wahab Soroti Keluhan Warga, Sampah Bisa Menumpuk Dua Pekan Jika Iuran Tak Dibayar

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, menyoroti keluhan warga terkait layanan pengangkutan sampah di tingkat lingkungan yang dinilai belum berjalan optimal.
Ia mengungkapkan bahwa sampah di sejumlah wilayah dapat menumpuk hingga dua pekan apabila iuran pengangkutan sampah tidak dibayarkan.
Dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah, Sardy mengatakan dirinya menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai persoalan tersebut.
Menurutnya, kondisi itu menunjukkan bahwa sistem layanan pengangkutan sampah masih belum tertata dengan baik.
"Banyak keluhan di lapangan. Satu RW misalnya, ambil sampah bayar Rp400 ribu. Kalau tidak dibayar, bisa dua minggu baru diambil sampah," ujar Sardy, beberapa waktu lalu.
Ia menilai, kondisi tersebut sangat memberatkan masyarakat dan berpotensi memicu penumpukan sampah di kawasan permukiman.
Jika sampah tidak segera diangkut, persoalan kebersihan dan kesehatan lingkungan pun akan semakin serius.
Sardy menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan layanan dasar yang seharusnya dapat berjalan secara konsisten tanpa bergantung pada pembayaran tambahan dari warga.
Menurutnya, keluhan warga ini harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, terutama dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berpihak kepada masyarakat.
Selain soal biaya, Anggota Komisi D itu juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana serta petugas lapangan agar pengelolaan sampah dari hulu dapat berjalan optimal.
"Jangan sampai masyarakat diminta mengelola sampah sendiri, tapi fasilitasnya tidak disiapkan," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






