Legislator Golkar Farah Savira Soroti Lambannya Perbaikan Panti Sosial, Minta Fasilitas Anak Segera Dibenahi

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menyoroti kondisi sejumlah fasilitas di panti sosial yang dinilai belum mendapatkan perbaikan optimal.
Ia meminta Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mempercepat rehabilitasi sarana dan prasarana demi kenyamanan warga binaan, khususnya anak-anak.
Hal itu disampaikan Farah dalam Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinsos DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Legislator Golkar Judistira: Teknologi Canggih Tak Akan Efektif Tanpa Pemilahan Sampah dari Rumah
Farah mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah Dinsos yang telah melakukan sejumlah perbaikan fasilitas di panti sosial. Namun, ia menilai masih ada beberapa fasilitas penting yang belum tersentuh perbaikan.
Ia mencontohkan kondisi di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama (PSAA PU) 1 yang telah beberapa kali ia kunjungi. Menurutnya, fasilitas musala dan taman bermain di lokasi tersebut masih membutuhkan perhatian serius.
"Ketika saya datang ke PSAA PU 1 itu sudah dua kali saya datang ke sana. Nah rupanya musalanya belum diberesin Pak. Dan kemarin infonya baru ada perbaikan di dapur tapi musalanya itu kan salah satu fasilitas yang dibutuhkan oleh anak-anak ya," ujar Farah.
Selain musala, Farah juga menyoroti kondisi taman bermain yang disebut sudah tidak bisa digunakan sama sekali oleh anak-anak penghuni panti.
"Begitu juga dengan taman bermainnya itu juga sudah tidak bisa sama sekali dipakai," tuturnya.
Farah meminta Dinsos membuka peluang percepatan perbaikan fasilitas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta maupun badan usaha milik daerah (BUMD).
"Nah harapannya kita bukalah kesempatan untuk perbaikan-perbaikan ini dipercepat dan juga mungkin kita bisa merangkul beberapa teman-teman perusahaan ya baik yang di lingkungan kita di BUMD maupun di luar agar bisa percepatan perbaikannya," ucapnya.
Anggota Komisi E itu juga mengingatkan bahwa jumlah warga binaan di panti sosial berpotensi terus bertambah seiring perkembangan penduduk di Jakarta.
Karena itu, kesiapan fasilitas dinilai menjadi kebutuhan penting yang harus diantisipasi sejak sekarang.
"Tadi juga sudah tertera di sini warga binaannya juga sudah luar biasa banyak," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







