Gubernur Pramono Sebut Kuota Beasiswa LPDP DKI Jakarta Turun Jadi 75 dari Target 100 Penerima

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan kuota penerima program beasiswa luar negeri atau LPDP versi Jakarta pada tahun 2027 mendatang akan berkisar antara 50 hingga 75 mahasiswa.
Jumlah tersebut lebih rendah dibanding target awal yang sempat diwacanakan mencapai 100 mahasiswa.
Pramono mengatakan, meski kuota awal belum mencapai target yang diharapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi melalui skema beasiswa yang dikelola secara khusus oleh Jakarta.
Baca Juga: Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia, 25 Juni 2026: Singa Atlas Selangkah Menuju Babak Gugur
"Untuk tahun depan, bekerja sama dengan LPDP, Jakarta akan punya LPDP yang dikelola sepenuhnya oleh Jakarta. Kurang lebih nanti siswanya antara 50 sampai dengan 75 yang akan diberikan kesempatan untuk sekolah di luar bekerja sama dengan LPDP Pusat," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Program tersebut menjadi salah satu prioritas Pemprov DKI dalam sektor pendidikan. Pramono menegaskan, meski akan meluncurkan program LPDP Jakarta, pemerintah daerah tidak akan mengurangi alokasi bantuan pendidikan yang sudah berjalan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Menurutnya, jumlah penerima KJP dan KJMU pada tahun depan dipastikan tetap berada pada kisaran yang sama seperti tahun sebelumnya.
"Saya enggak mau yang namanya KJP itu dikurangi," tegas mantan Sekretaris Kabinet RI itu.
Baca Juga: Hasil Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Gol Daniel Munoz Antar Los Cafeteros ke Babak Gugur
Sebelumnya, Pramono memastikan bahwa program beasiswa Lembaga Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi Jakarta akan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Ia menegaskan bahwa Jakarta akan memiliki skema pendanaan pendidikan mandiri yang dikelola langsung oleh pemerintah provinsi.
Pramono mengungkapkan bahwa pembahasan teknis telah dilakukan bersama pimpinan LPDP, yakni Direktur Utama Dwi Larso.
"Saya yakin Jakarta bisa punya LPDP sendiri, yang ditentukan dan diatur oleh Jakarta," tegas Pramono saat menghadiri acara Buka Bersama di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (27/2/2026).
Pramono menargetkan sedikitnya 100 warga Jakarta dapat diberangkatkan sebagai penerima beasiswa LPDP Jakarta pada tahun pertama pelaksanaan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







