Pemprov DKI Bakal Siapkan Parkir Khusus Ojol, Gubernur Pramono: Tak Boleh Lagi Mangkal di Trotoar!

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menata parkir kendaraan secara menyeluruh, termasuk menyiapkan lokasi parkir khusus bagi pengemudi ojek online (ojol).
Menurut Pramono, penataan tersebut diperlukan karena keberadaan pengemudi ojol yang jumlahnya terus bertambah sering kali memanfaatkan berbagai ruang publik untuk parkir, termasuk trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki.
"Seringkali kan ojol sekarang ini ada di mana-mana karena mereka jumlahnya banyak. Dan itu parkirnya ada di mana-mana juga," ujar Pramono di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Legislator Golkar Andri Santosa Kritik Program Jagoan UMKM, Hanya Jangkau 100 Pelaku Usaha per Tahun
Ia mengaku telah memanggil manajemen perusahaan aplikasi transportasi online untuk bersama-sama mencari solusi penataan parkir. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa ditangani hanya oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Saya sudah meminta dan memanggil manajemen ojol untuk bersama-sama menangani ini. Enggak mungkin hanya Pemerintah DKI Jakarta yang menangani," tuturnya.
Pramono mencontohkan kawasan Jalan HR Rasuna Said yang telah ditata dengan trotoar lebih lebar dan nyaman bagi pejalan kaki. Ia tidak ingin fasilitas tersebut justru kembali digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua.
"Jangan sampai kemudian trotoarnya digunakan parkir untuk ojol. Kalau mau parkir silakan misalnya enklave di satu tempat dan sebagainya," katanya.
Karena itu, Pemprov DKI tengah menyiapkan pengaturan parkir yang lebih komprehensif. Penataan tersebut tidak hanya menyasar parkir ojol, tetapi juga mencakup sistem valet, parkir gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga area publik lainnya.
"Nah, pengaturan-pengaturan seperti itulah yang harus dilakukan," ucapnya.
Baca Juga: Genjot Fasilitas Modern, Zaki Iskandar Siapkan Dua Lapangan Latihan Baru dan Mes Persita
Politikus PDIP itu menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov DKI dalam menertibkan parkir liar di Jakarta. Ia menilai penertiban harus dilakukan secara tegas namun tetap humanis.
"Saya menyampaikan kepada seluruh jajaran, tegas tapi tidak boleh berlebihan," katanya.
Menurut Pramono, hasil penertiban parkir yang telah dilakukan di sejumlah kawasan mulai menunjukkan dampak positif. Salah satunya di kawasan Blok M yang kini dinilai lebih tertata dibanding sebelumnya.
"Setelah ditertibkan rupanya sekarang menjadi lebih baik. Dan itu juga akan kami lakukan di tempat-tempat lain," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







