Jakarta

Marak Pencurian Besi di JPO hingga Taman, Gubernur Pramono Ancam Cabut KJP dan Bansos Pelaku

M Rahman Akurat | 8 Juli 2026, 14:50 WIB
Marak Pencurian Besi di JPO hingga Taman, Gubernur Pramono Ancam Cabut KJP dan Bansos Pelaku
Gubernur DKI, Pramono Anung

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi maraknya kasus pencurian besi pada sejumlah fasilitas publik seperti jembatan penyeberangan orang (JPO) hingga taman di ibu kota.

Ia mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku pencurian fasilitas tersebut, termasuk mencabut bantuan sosial (bansos) maupun Kartu Jakarta Pintar (KJP) apabila pelakunya merupakan penerima manfaat.

"Jakarta ini sebagai kota yang terbuka, tentunya tidak bisa 100 persen tidak terjadi apa-apa. Saya sudah mengecek dan juga mendapatkan laporan mengenai adanya pencurian besi-besi di beberapa JPO," kata Pramono di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (7/7/2026).

Baca Juga: Ingat! Registrasi Kartu Seluler Baru Wajib Pakai Verifikasi Wajah Alias Biometrik, Kemkomdigi Bakal Tindak Tegas Operator Bandel

Pramono mengatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti kasus tersebut dan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku.

"Saya sudah menyampaikan di internal, bagi siapa pun yang melakukan itu, kalau dia pelajar, maka KJP-nya pasti akan kami cabut. Kalau dia penerima bansos, bansosnya tidak kita berikan," tegasnya.

Selain itu, lanjut politikus PDIP itu, Pemprov DKI juga mengandalkan sistem pengawasan melalui kamera pengawas atau CCTV yang telah dipasang di hampir seluruh JPO di Jakarta untuk membantu proses penyelidikan.

"Dan sekarang ini hampir semua JPO kan sudah dipasang CCTV. Saya sudah minta didalami dan ditindaklanjuti untuk para pelakunya, mudah-mudahan bisa kita tangkap," tukasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Maxline Vitebsk vs Universitatea Craiova di Kualifikasi UCL, 9 Juli 2026: Debut Eropa sang juara Belarus diuji

Sebelumnya, Pramono juga telah menginstruksikan Dinas Bina Marga agar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang baru dibangun tak lagi menggunakan material besi demi mencegah dicuri orang.

"Saya minta pada Bina Marga, semua JPO yang baru menggunakan wooden press (bahan kayu) yang tidak bisa lagi untuk diambil atau dicuri, sebab memang yang memakai apakah itu besi atau yang lain-lain memang ada yang ambil," kata Pramono di Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Conwood merupakan beton yang tampak seperti kayu atau kombinasi beton dan teknik artistik untuk menciptakan permukaan yang menyerupai kayu. Bahan ini dapat digunakan untuk bagian lantai JPO, menggantikan pelat baja atau aluminium. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.