Di Depan Presiden Prabowo, Gubernur Pramono Minta Danantara Ikut Biayai Proyek Lanjutan LRT

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Presiden Prabowo Subianto menugaskan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk ikut membantu pembangunan lanjutan LRT Jakarta.
Permintaan tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam acara peresmian LRT Jakarta Fase 1B rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).
Dalam sambutannya, Pramono mengatakan, Pemprov DKI berencana melanjutkan pembangunan jaringan LRT Jakarta setelah jalur Kelapa Gading-Manggarai beroperasi.
Baca Juga: Catat Waktunya! HUT Ke-81 TNI Sajikan Naval Parade 102 KRI dan Defile 520 Alutsista
"Kami akan melanjutkan LRT ini dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan Whoosh kereta cepat," kata Pramono di hadapan Prabowo.
Pramono kemudian secara khusus meminta dukungan Danantara untuk membantu merealisasikan rencana tersebut.
"Bapak Presiden akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami, Pak," ujarnya.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan LRT Jakarta Fase 1B Kelapa Gading-Manggarai dibangun oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai BUMD DKI Jakarta dengan menggunakan dana APBD.
Lintasan LRT tersebut memiliki panjang 12,2 kilometer dengan nilai investasi mencapai Rp12,1 triliun. Dalam satu trainset, LRT Jakarta dapat mengangkut hingga 270 penumpang.
Baca Juga: Sindikat Jakarta-Surabaya-Lombok, Sabu 5,4 Kg Dimasukan ke Ban Serep
Pramono memperkirakan LRT Kelapa Gading-Manggarai nantinya dapat melayani sekitar 80.000 penumpang setiap harinya.
Ia mengatakan, pembangunan dan pengembangan transportasi publik dilakukan untuk memperkuat konektivitas Jakarta sekaligus meningkatkan produktivitas dan aktivitas ekonomi.
Menurut Pramono, konektivitas transportasi di Jakarta saat ini telah mencapai 93%.
Ia juga menyebut jumlah masyarakat yang menggunakan transportasi publik meningkat sekitar 15% setiap tahunnya selama dua tahun terakhir.
"Sehingga dengan demikian, walaupun masih ada kemacetan pasti, tapi masyarakat di Jakarta merasakan bahwa sekarang ini jauh lebih mudah untuk menggunakan transportasi umum," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





