Jakarta

Usai Viral Temuan Botol Miras dan Pungli, Gubernur Pramono Minta Taman RTH Kalijodo Segera Direnovasi Total

Laode Akbar | 18 September 2026, 12:49 WIB
Usai Viral Temuan Botol Miras dan Pungli, Gubernur Pramono Minta Taman RTH Kalijodo Segera Direnovasi Total
Salah satu fasilitas di RTH Kalijodo yang kurang terawat. (@ijoeel)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Taman Kalijodo, Jakarta Utara, segera direnovasi secara menyeluruh.

Pramono menyebut, RTH Kalijodo sebagai salah satu peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dinilai baik dan perlu diperbaiki kembali.

Pramono mengatakan, renovasi tersebut diperlukan menyusul adanya sejumlah persoalan yang ditemukan di kawasan Kalijodo, termasuk keberadaan botol minuman keras dan dugaan pungutan sebesar Rp10.000 kepada pengunjung.

"Saya juga sudah minta untuk Kalijodo renovasi secara menyeluruh segera dilakukan karena memang apa pun saya melihat Kalijodo sebagai legacy peninggalan Pak Ahok, menurut saya hal yang sangat baik untuk dilakukan perbaikan kembali," kata Pramono kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga: Resmi Diperkenalkan, Honda Supra X Cross 125 Tawarkan Kombinasi Performa Badak dan Durabilitas Ekstra untuk Pengguna Aktif di Berbagai Medan

Pramono mengaku telah melihat video viral yang menunjukkan kondisi Kalijodo. Ia kemudian meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) dan Satpol PP DKI Jakarta melakukan penertiban di kawasan tersebut.

"Saya kebetulan sudah mendapatkan video tentang Kalijodo. Dan sebenarnya kemarin saya sudah minta kepada Dinas Pertamanan, Satpol PP untuk melakukan penertiban," tuturnya.

Penertiban tersebut mencakup dugaan pungutan Rp10.000 serta temuan sejumlah botol minuman di kawasan Kalijodo.

"Termasuk pungutan Rp10.000, termasuk beberapa botol-botol minuman yang ditemukan di tempat itu," kata Pramono.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu memastikan kondisi tersebut telah ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI.

Menurutnya, pembersihan kawasan Kalijodo sudah dilakukan setelah dirinya memberikan instruksi kepada jajaran terkait.

"Kalau dicek hari ini pasti sudah bersih karena dari kemarin saya sudah minta untuk dibersihkan," tutur Pramono.

Baca Juga: Honda Siap Rilis Supra X Cross 125, Motor Bebek Adventure Terjangkau dengan Ban Pacul dan Rangka Kokoh yang Siap Bersaing di Kelasnya

Sebelumnya, viral di media sosial dugaan pungutan liar (pungli) dan temuan bekas minuman keras (miras) di kawasan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan video dari akun Instagram @ijoeel, terlihat oknum yang melakukan pungli yang mematok tarif masuk mencapai Rp 10 ribu per orang.

Selain itu, ditemukan juga bekas botol miras yang dibuang sembarangan di lokasi tersebut. Tak hanya itu, banyak fasilitas di sana yang tak terawat.

"Taman Kalijodo seberang Kantor Kecamatan Tambora, vang dulu nya salahsatu taman ikonik primadona di Jakarta. Ane nemuin banyak botol miras, kondisi taman yg kurang terawat, dan masuk bayar 10rb," tulis keterangan akun tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.