Usai Viral Temuan Botol Miras dan Pungli, Gubernur Pramono Minta Taman RTH Kalijodo Segera Direnovasi Total

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Taman Kalijodo, Jakarta Utara, segera direnovasi secara menyeluruh.
Pramono menyebut, RTH Kalijodo sebagai salah satu peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dinilai baik dan perlu diperbaiki kembali.
Pramono mengatakan, renovasi tersebut diperlukan menyusul adanya sejumlah persoalan yang ditemukan di kawasan Kalijodo, termasuk keberadaan botol minuman keras dan dugaan pungutan sebesar Rp10.000 kepada pengunjung.
"Saya juga sudah minta untuk Kalijodo renovasi secara menyeluruh segera dilakukan karena memang apa pun saya melihat Kalijodo sebagai legacy peninggalan Pak Ahok, menurut saya hal yang sangat baik untuk dilakukan perbaikan kembali," kata Pramono kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).
Pramono mengaku telah melihat video viral yang menunjukkan kondisi Kalijodo. Ia kemudian meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) dan Satpol PP DKI Jakarta melakukan penertiban di kawasan tersebut.
"Saya kebetulan sudah mendapatkan video tentang Kalijodo. Dan sebenarnya kemarin saya sudah minta kepada Dinas Pertamanan, Satpol PP untuk melakukan penertiban," tuturnya.
Penertiban tersebut mencakup dugaan pungutan Rp10.000 serta temuan sejumlah botol minuman di kawasan Kalijodo.
"Termasuk pungutan Rp10.000, termasuk beberapa botol-botol minuman yang ditemukan di tempat itu," kata Pramono.
Mantan Sekretaris Kabinet RI itu memastikan kondisi tersebut telah ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI.
Menurutnya, pembersihan kawasan Kalijodo sudah dilakukan setelah dirinya memberikan instruksi kepada jajaran terkait.
"Kalau dicek hari ini pasti sudah bersih karena dari kemarin saya sudah minta untuk dibersihkan," tutur Pramono.
Sebelumnya, viral di media sosial dugaan pungutan liar (pungli) dan temuan bekas minuman keras (miras) di kawasan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.
Berdasarkan video dari akun Instagram @ijoeel, terlihat oknum yang melakukan pungli yang mematok tarif masuk mencapai Rp 10 ribu per orang.
Selain itu, ditemukan juga bekas botol miras yang dibuang sembarangan di lokasi tersebut. Tak hanya itu, banyak fasilitas di sana yang tak terawat.
"Taman Kalijodo seberang Kantor Kecamatan Tambora, vang dulu nya salahsatu taman ikonik primadona di Jakarta. Ane nemuin banyak botol miras, kondisi taman yg kurang terawat, dan masuk bayar 10rb," tulis keterangan akun tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 3Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 5Prediksi Skor Fiorentina vs Pisa di Coppa Italia, 16 September 2026: Momentum Paolo Vanoli Diuji di Derby Toscana
- 6Prediksi Skor Ipswich Town vs Arsenal di Carabao Cup, 16 September 2026: The Gunners Incar Tujuh Kemenangan Beruntun
- 7Prediksi Skor Liverpool vs Tottenham Hotspur di Carabao Cup, 16 September 2026: Mencari Pelampiasan di Anfield
- 8Prediksi Skor Elche vs Real Madrid di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Los Blancos Taklukkan Tuan Rumah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






