Gubernur Pramono Bakal Evaluasi Ganjil Genap dan CFD, Harus Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal mengevaluasi kebijakan terkait ganjil genap dan Car Free Day (CFD) di ibu kota.
Pramono ingin agar kebijakan ganjil genap dan CFD harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tak hanya diterapkan sebagai kegiatan seremonial.
Ia mengatakan, dirinya dijadwalkan menerima laporan dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, terkait sejumlah kebijakan transportasi pada Senin (28/9) sore, termasuk mengenai ganjil genap dan CFD.
Baca Juga: Nama Ferdy Sambo Muncul Spesifik di Paparan Ditjenpas, Komisi XIII DPR Pertanyakan Alasan
"Kebetulan sore ini saya menerima Kadishub yang akan melaporkan beberapa hal, termasuk di dalamnya ganjil genap, kemudian Car Free Day," kata Pramono kepada wartawan, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, setiap kebijakan yang nantinya diputuskan harus memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Jakarta.
"Intinya begini, saya tidak mau kebijakan itu hanya bersifat seremonial dan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan atau bagi masyarakat," ujarnya.
Pramono menegaskan, baik kebijakan ganjil genap maupun CFD harus dipertimbangkan berdasarkan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
"Saya berharap apa pun yang nanti akan diputuskan, apakah itu ganjil genap ataukah Car Free Day, itu adalah keputusan yang memberikan manfaat banyak bagi masyarakat Jakarta. Karena itu menjadi tujuan utama kita semua," tutur Pramono.
Baca Juga: Fenomena Blue Fire Muncul di Kawah Gunung Papandayan, Kunjungan Wisatawan Anjlok
Pramono tidak menyebutkan secara rinci bentuk perubahan yang akan diterapkan terhadap kebijakan ganjil genap maupun CFD.
Ia juga belum menetapkan apakah kebijakan tersebut akan diperluas atau diubah.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengkaji usulan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jakarta selama dua hari setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan secara serius usulan Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, terkait pelaksanaan CFD selama dua hari tersebut.
"Kami mengkaji secara serius usulan Bapak Menteri Lingkungan Hidup untuk (Car Free Day) Sabtu-Minggu," kata Pramono kepada wartawan. (*)
Foto: Ilustrasi CFD di Jalan Rasuna Said, Jakarta. (Akurat.co)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 3Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





