Legislator Golkar Dimaz Raditya Minta Kenaikan Tarif Transjakarta Dibarengi Peningkatan Pelayanan

AKURAT JAKARTA – Rencana kenaikan tarif Transjakarta mulai Januari 2027 mendapat catatan dari DPRD DKI Jakarta.
Kenaikan tarif dinilai harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, mengatakan, peningkatan pelayanan menjadi hal yang harus diperhatikan apabila tarif Transjakarta nantinya benar-benar mengalami kenaikan.
Baca Juga: Minta TPP Tepat Sasaran, Legislator Golkar Alia Laksono Tekankan Evaluasi Kinerja ASN Pemprov
"Kalau dari saya tentunya sama seperti kenaikan tarif di tempat lain. Kenaikan tarif juga harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan," ujar Dimaz di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan peningkatan pelayanan seiring dengan adanya perubahan tarif yang harus dibayarkan untuk menggunakan layanan transportasi publik tersebut.
"Sehingga kalaupun Transjakarta naik, saya harap juga ada peningkatan pelayanan di Transjakarta supaya masyarakat ini adanya kenaikan itu tidak serta-merta komplain, protes karena tidak ada pelayanan yang merambah," tuturnya.
Dimaz bahkan meminta Transjakarta membuktikan peningkatan pelayanan tersebut kepada masyarakat.
"Makanya saya men-challenge TransJakarta, kalaupun ada peningkatan tarif, tentunya TransJakarta sebagai salah satu BUMD DKI yang membidangi kaitan transportasi dan khususnya transportasi publik, harus meningkat pelayanannya, dan itu harus dibuktikan dan dijelaskan ke masyarakat," tutur Dimaz.
Ketua Komisi C itu menilai peningkatan tarif tidak bisa hanya dilihat dari sisi penyesuaian harga.
Aspek pelayanan juga perlu menjadi bagian yang diperhatikan dalam pelaksanaannya.
Di sisi lain, Dimaz menyebut besaran tarif baru TransJakarta sejauh ini belum dibahas secara khusus di Komisi C DPRD DKI Jakarta.
Menurutnya, penentuan tarif nantinya masih membutuhkan kajian agar besaran yang ditetapkan dapat mempertimbangkan berbagai aspek.
"Sejauh ini sih belum sih ya, karena nanti perlu dibahas dengan kajian-kajian tertentu ya, yang perlu dilihat supaya angka ini merupakan angka yang baik dari segi ekonomi dan juga bagi segi anggaran," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






