AKURAT.CO - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menegaskan bahwa sembako dan pangan subsidi untuk penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) tidak bisa diperjual belikan dan hal itu dilarang.
Jika pangan subsidi tersebut dijual, kata Heru, pihaknya akan menghentikan subsidi bagi penerima KJP yang menjual pangan subsidi.
"KJP gak bisa dijualbelikan, KJP itu untuk baju, tas alat sekolah. Kalau tadi disampaikan dijual belikan, itu adalah subsidi pangan untuk penerima KJP," kata Heru, Jumat (28/07).
"Kalau pertanyaannya kenapa dijual? ya salahkan yang ngejual, kalau udah pada dijual pasti ilang kita stop subsidi pangannya," sambung Heru.
Heru memaparkan, Pemprov DKI sudah melaksanakan subsidi pangan sejak tahun 2016. Salah satu kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi pangan adalah penerima KJP.
Heru pun menekankan bahwa KJP dan subsidi pangan diberikan untuk memfasilitasi anak agar belajar dengan baik. Sehingga bisa menciptakan generasi yang pandai, bukan untuk diperjual belikan.
"Supaya anak-anak itu sehat. Supaya dia bersekolah, bisa bersaing, dan bisa punya kemampuan untuk bersekolah, mendapatkan ilmu yang baik, mendapatkan rangking. Makanya dikasih apa? Kasih ayam, daging, telur, ikan itu untuk dimakan oleh anaknya, buka untuk dijual," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika menemukan kegiatan jual beli subsidi pangan yang dilakukan oleh penerima KJP.
Ia pun memastikan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan terkait jual beli subsidi pangan tersebut.
"Kemudian kalau terjadi jual beli, itu sesungguhnya pada saat sekarang ini, kami bersama kawan-kawan media, kalau ada aduan-aduan, dengan senang hati tentu nanti akan kita tindak lanjuti bersama," kata Suharini.
"Dengan senang hati jika itu terjadi di gerai-gerai atau di lokasi-lokasi tempat penukaran, pada saat itu juga kita akan langsung tindak," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



