Jakarta

Duh! SDA Sebut Selatan Jakarta Alami Penurunan Tanah

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 30 Agustus 2023, 18:43 WIB
Duh! SDA Sebut Selatan Jakarta Alami Penurunan Tanah

AKURAT.CO - Dinas Sumber Daya Air (SDA) menyebut bahwa tren penurunan tanah sudah terjadi di selatan Jakarta, mencakup wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Kepala Seksi Perencanaan Dinas SDA DKI Jakarta, Elisabeth Tarigan mengatakan hal ini berkaitan dengan penggunaan air tanah.

Sambungnya, berkaitan dengan penurunan tanah ini, sering tidak disadari oleh warga selatan Jakarta, karena isu ini selalu difokuskan di utara Jakarta.

Baca Juga: NOVEL BAG.88 : Alhamdulillah, Anakku Mirip Ibunya

"Salah satu tugas kami adalah mengontrol memonitor terkait penggunaan air tanah dan mengenai land subsidence yang terjadi di Jakarta dan ini sudah kelihatan bahwa trennya sudah ada. Potret penurunan muka tanah sudah ada. Hal itu terjadi," kat Elisabeth di Balai Kota, Rabu (30/08).

"Yang sering tidak disadari oleh warga, di selatan Jakarta karena selalu isunya di Utara Jakarta. Selatan Jakarta itu jangan salah, mengalami penurunan muka air tanah juga," sambungnyam

Lanjutnya, penurunan tanah ini juga berkaitan dengan penurunan ketersediaan air tanah di Jakarta. Namun hal itu kerap tidak disadari oleh masyarakat.

Baca Juga: Sidang Vonis Mario Dandy Digelar Minggu Depan, Kamis 7 September

"Dulu saya waktu kecil, kayaknya 10 meter nyampe tuh bikin pompa, sekarang 20 meter kayaknya. Berarti hilang dong (air tanah)? Itu udah kemana tuh air 10 meter dan itu terjadi," ungkap Elisabeth.

"Waktu kecil masih ada sumur timba, sekarang enggak bisa, harus sumur pompa. Berarti kan ada penurunan yang tidak disadari. Hal itu yang secara kasat mata tidak disadari," lanjutnya.

Lebih lanjut Elisabeth memaparkan bahwa penurunan tanah ini bisa berdampak pada bangunan. Maka perlu adanya sosialisasi terkait hal ini.

Baca Juga: Ketika Artis Agnes Mo Rekam KTP Elektronik di Kelurahan Kedoya Utara

"Ini memang yang harus disosialisasikan kembali ke masyarakat bahwa yang akan terjadi semakin berkurang dan berdampak pada bangunan," papar Elisabeth.

Ia pun berharap masyarakat di selatan Jakarta bisa menyadari hal itu, di antaranya dengan mengurangi penggunaan air tanah.

"Jadi bukan hanya di Utara Jakarta yang memang kelihatan jelas tapi di daerah selatan Jakarta juga. Itu sudah mulai terjadi dan itu akibat pengambilan air tanah," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.