Heboh Giant Sea Wall Rembes, Pemprov DKI Ungkap Fakta Sebenarnya

AKURAT JAKARTA - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta angkat bicara terkait unggahan video di Instagram @jerhemynemo yang menyebut bahwa Giant Sea Wall Jakarta mengalami kebocoran atau rembes.
Plt. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menyebut bahwa narasi Giant Sea Wall itu salah. Tanggul yang mengalami rembesan tersebut adalah Tanggul Nizam Zachman yang dibangun Pemprov DKI Jakarta.
"Tanggul Nizam Zachman dibangun oleh Pemprov DKI tahun 2014/2015," ujar Ika saat dikonfirmasi, Rabu (4/10).
Baca Juga: Sejarah 95 Tahun Perjalanan Persija, Rumah Tokoh Penting Indonesia
Sebagai informasi, Tanggul Nizam Zachman di Muara Baru, Jakarta Utara merupakan bagian dari proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), tepatnya NCICD fase A.
Proyek NCICD sendiri terdiri dari Giant Seal Wall dan Tanggul Pengaman Pantai.
Ika menerangkan bahwa saat ini Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemen PUPR RI), dan pihak swasta tengah berproses membangun proyek tersebut.
"Tanggul yang saat ini sedang dibangun bertahap untuk diselesaikan (Kemen PUPR & Pemprov DKI) adalah tanggul pengaman pantai dan Muara Kali (NCICD fase A)," terang Ika.
"Yang membedakan (pembangunan) hanya pembagian lokasi kewenangan," lanjutnya.
Lebih lanjut Ika menuturkan, dalam memperbaiki Tanggul Nizam Zachman yang rembes, Pemprov DKI bekerja sama dengan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT. Perikanan Indonesia (Perindo).
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jakarta, Rabu 4 Oktober 2023
"Pemprov DKI dalam hal ini Dinas SDA sedang menyusun rencana perbaikan Tanggul Nizam Zachman, dan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait yaitu PT. Pelindo dan Perindo," tutur Ika.
Ika pun menyebut bahwa kebocoran tidak berpengaruh bagi aktivitas warga dan masih aman.
"Saat ini kebocoran tidak berpengaruh dengan aktifitas warga, karena lokasi nya jauh dari pemukiman warga," tutupnya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menegaskan bahwa narasi dalam unggahan video di Instagram @jerhemynemo yang menyebut Giant Sea Wall rembes atau bocor adalah salah.
"Itu bukan Giant Sea Wall, lain ya. Giant Sea Wall kan di tengah laut," ujarnya.
Ia pun menyebut bahwa saat ini Dinas SDA DKI Jakarta sudah memeriksa dan memetakan untuk mengatasi permasalahan tanggul rembes tersebut.
"Dinas SDA sudah memeriksa. Sebenarnya itu kan rembesan tapi di belakang. Kalau ini laut, ini tembok, di belakang masih ada tembok lagi, dan itu sudah ditutup dengan tanah kan," ungkap Heru.
"Rembesan itu mungkin menjadi perhatian tapi kemarin mendapatkan informasi, itu tidak berbahaya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 7Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



