Beragam Sejarah Halal Bi Halal, Salah Satu Versinya Bermula dari Pertikaian Politik di awal kemerdekaan Indonesia.

AKURAT JAKARTA - Salah satu versi yang menjelaskan terkait sejarah halal bi halal adalah bermula dari pertikaian politik di awal kemerdekaan Indonesia.
Meski demikian, ada beberapa versi lain terkait sejarah halal bi halal yang kini berkembang sebagai sarana untuk saling bermaaf-maafan ketika Hari Raya Idul Fitri.
Menjadi sebuah tradisi karena halal bi halal terbentuk secara mandiri oleh sosial budaya di Indonesia.
Lalu begini sejarah halal bi halal yang bermula dari pertikaian politik di Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Idul Fitri, Hari Raya yang Paling Dinantikan Umat Islam di Seluruh Dunia
Halal bi Halal
Beberapa sejarawan berpendapat jika tradisi halal bi halal pertama kali digagas oleh Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno.
Tak sendirian, Soekarno menggagas halal bi halal tersebut bersama dengan Kiai Abdul Wahab.
Hal ini didasarkan pada kondisi awal kemerdekaan Indonesia tepatnya tahun 1948 yang sistem politiknya tidak stabil.
Kondisi politik yang sangat panas saat itu sangat diperlukan untuk menurunkan tensi.
Baca Juga: Pernah Ganti Nama Sebanyak 13 Kali, Berikut Ini Sejarah Kota Jakarta
Soekarno saat itu berdiskusi dengan Kiai Abdul Wahab untuk mengatasi ketegangan tersebut.
Bertepatan dengan bulan Ramadhan, dicetuskan sebuah solusi untuk meredam politik beberapa kelompok saat itu.
Soekarno kemudian mengumpulkan tokoh-tokoh politik yang bersitegang dalam lokasi yang sama ketika lebaran.
Baca Juga: Sejarah Ngabuburit yang Berkembang Menjadi Tradisi di Bulan Ramadhan
Saat itulah digelar acara sungkem dan saling bermaaf-maafan.
Sejak saat itu, banyak lembaga negara maupun swasta mengikuti cara tersebut hingga dikenal dengan halal bi halal.
Berawal dari situlah tradisi halal bi halal ketika lebaran berkembang hingga kini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





