Jakarta

Berikut 5 Parameter Kota Tangguh Bencana yang Harus Dipenuhi Jakarta, Fokus Upaya Pencegahan

Lukman Hadi Subroto | 25 April 2024, 08:05 WIB
Berikut 5 Parameter Kota Tangguh Bencana yang Harus Dipenuhi Jakarta, Fokus Upaya Pencegahan

AKURAT JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris ungkap beberapa parameter kota tangguh bencana bagi Jakarta.

Jakarta sendiri belum lama ini telah memiliki status baru, bukan lagi sebagai daerah ibukota, melainkan Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Selain itu, permasalahan yang selalu dihadapi Jakarta setiap tahun adalah banjir.

Banjir yang sudah menjadi bencana tahunan, diharapkan bisa teratasi melalui 5 parameter kota tangguh yang diajukan oleh Anggota DPD Fahira Idris.

Baca Juga: Hujan dan Berawan, Simak Ramalan Cuaca di Jakarta Hari Ini, Kamis 25 April 2024

Lantas apa saja 5 parameter tersebut?

Fahira mengatakan jika Jakarta perlu berkarakter kunci kota global.

Tolak ukurnya adalah ekonomi kuat dan beragam. Infrastruktur modern juga perlu untuk membangun koneksi dengan kota lain di seluruh dunia.

Ia juga mengatakan jika permasalahan banjir dan penurunan muka tanah jadi masalah yang menghambat Jakarta menjadi kota global.

Baca Juga: Jangan Sampai Ketilang! Simak Jadwal Ganjil Genap di Jakarta Pagi Ini, Kamis 25 April 2024

Oleh karena itu, ia kemudian mengajukan 5 parameter kota tangguh bencana bagi Jakarta.

Pertama adalah harus mampu mengintegrasikan prinsip perencanaan yang berbasis pada resiko.

Kedua adalah memiliki infrastruktur sistem peringatan dini yang efektif.

Selain itu, infrastruktur darurat, seperti tempat penampungan dan jalur evakuasi harus aman.

Baca Juga: Dicoret dari Anggota PDIP, Airlangga: Jokowi dan Gibran Sudah Jadi Bagian Keluarga Besar Golkar

Ketiga, kota tangguh harus fokus pada proses pemulihan yang cepat pasca bencana.

Hal ini mengindikasikan jika kota wajib responsif menyediakan bantuan bagi korban.

Keempat adalah memiliki kemampuan menumbuhkan ekosistem kolaborasi yang erat antarelemen masyarakat.

Kolaborasi yang dimaksud adalah untuk memastikan semua pihak terlibat dalam aktivitas kota.

Terakhir adalah menjadikan pembangunan infrastruktur tahan bencana sebagai arus utamanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.