Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Natal 2025, Ajak Rakyat Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana

AKURAT JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia.
Di tengah suasana suka cita tersebut, Kepala Negara menyelipkan pesan mendalam mengenai empati dan kepedulian sosial, mengingat sebagian wilayah Indonesia tengah dilanda bencana besar.
Presiden menegaskan bahwa Natal tahun ini menjadi momentum penting untuk menebarkan kasih dan menjaga harapan di tengah ujian berat yang melanda saudara sebangsa di Pulau Sumatera.
Baca Juga: Pilih Indonesia Ketimbang Honduras, John Herdman Diikat Kontrak hingga 2030
"Natal adalah momentum kasih, harapan, dan kepedulian terhadap sesama. Pada saat yang bersamaan, bangsa kita tengah diuji oleh bencana alam yang membawa duka mendalam bagi saudara-saudari kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar Presiden Prabowo dalam pesan resminya, Rabu (24/12/2025) malam.
Dalam pesannya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas nasional.
Dia berharap nilai-nilai Natal dapat ditransformasikan menjadi aksi nyata untuk membantu proses pemulihan para korban bencana.
Baca Juga: Ingin Coba Tantangan Plank 30 Hari Tanpa Libur? Ketahui Dulu Plus dan Minusnya
"Marilah kita jadikan masa ini sebagai sumber pengharapan dan langkah untuk bangkit bersama. Mari kita kerahkan kemampuan terbaik kita sebagai bangsa yang tangguh karena persatuan," tegas Kepala Negara.
Presiden menutup ucapannya dengan harapan agar tahun baru membawa kesehatan dan semangat kebersamaan. "Semoga damai Natal menyertai kita semua. Selamat Natal dan Tahun Baru 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi perjuangan kita."
Pesan Presiden ini muncul di tengah situasi darurat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera sepanjang Desember 2025. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (24/12):
Korban Jiwa: Tercatat sebanyak 1.129 orang meninggal dunia. Warga Hilang: 174 orang masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Pengungsi: Sebanyak 496.293 jiwa terpaksa tinggal di tempat pengungsian. Kerusakan: Puluhan ribu rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Pemerintah saat ini terus memprioritaskan penanganan logistik dan pemulihan infrastruktur di lokasi bencana guna memastikan kebutuhan ratusan ribu pengungsi terpenuhi selama masa libur akhir tahun. (&)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






