Ternyata Air Rebusan Daun Pepaya Ampuh Redakan Gejala DBD, Begini Cara Membikinnya di Rumah

AKURAT JAKARTA - Air rebusan daun pepaya dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD).
Penyakit yang ditularkan dari nyamuk itu memiliki gejala demam, kelelahan, sakit kepala, mual, muntah, dan ruam di kulit.
Pada kasus yang parah, infeksi virus ini bisa menurunkan kadar trombosit dalam darah. dan berpotensi fatal jika tidak segera diobati.
Baca Juga: Mengenal Okra, Sayuran dengan Segudang Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh, Berikut 11 di Antaranya
Kendati belum ada obat yang dapat menyembuhkan demam berdarah, akan tetapi ada sejumlah perawatan yang dapat dilakukan untuk mengelola gejalanya.
Salah satunya adalah minum air rebusan daun pepaya. Bdrapa kali sehari minum rebusan daun pepaya untuk mengatasi gejala DBD?
Dihimpun dari berbagai sumber, beberapa penelitian menunjukkan, rebusan daun pepaya mengandung enzim papain yang dapat meningkatan jumlah trombosit dalam tubuh.
Baca Juga: 8 Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan, Bisa Langsung Dimakan atau Dibuat Jus
Umumnya, manusia normal memiliki keping darah merah (trombosit) sekitar 150.000-400.000 per microliter.
Akan tetapi, infeksi virus dengue bisa menurunkan trombosit hingga kurang dari 150.000 microliter.
Kondisi ini bisa membuat pasien mudah mengalami memar dan mengalami perdarahan yang sulit berhenti.
Untuk meningkatkan kadar tombosit secara siginifikan, pasien DBD dapat mengonsumsi air rebusan daun pepaya sesuai aturan.
Untuk membuat air rebusan ini, Anda perlu mempersiapkan sebanyak 100 gram daun pepaya muda.
Kemudian iris kasar, lalu rebus dengan air sebanyak 100 ml. Rebus daun pepaya muda hingga volume air berkurang separuh atau sekitar 50 ml.
Setelah itu, saring dan peras daun, lalu ambil airnya. Untuk menghilangkan rasa pahit, Anda bisa menambahkan sebanyak 1,5 hingga 2 sendoh teh madu ke dalam hasil perasan daun.
Untuk menaikkan kadar trombosit, penderita DBD dianjurkan untuk minum sebanyak 30 ml air rebusan daun pepaya setelah makan, sebanyak tiga kali sehari sampai kondisinya benar-benar pulih. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



