Jakarta

Dipendam Selama Dua Tahun, Ini Curhatan Yati Pesek Usai Dihina Gus Miftah: Aku Salah Apa?

Titania Isnaenin | 7 Desember 2024, 10:19 WIB
Dipendam Selama Dua Tahun, Ini Curhatan Yati Pesek Usai Dihina Gus Miftah: Aku Salah Apa?

 

AKURAT JAKARTA - Buntut Miftah Maulana hina seniman senior, Erick Estrada membeberkan tanggapan dari Yati Pesek mengenai videonya yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Erick melalui media sosial pribadinya, menjelaskan kondisi Yati Pesek usai mendapat hinaan dari Gus Miftah yang rupanya sudah terjadi dua tahun silam.

Dalam klarifikasinya, Erick menyebut Yati Pesek merasa amat terhinakan dengan kata-kata yang dilontarkan Gus Miftah.

Apalagi saat itu wanita 72 tahun tersebut telah melihat sosok Gus Miftah sebagai gurunya sendiri. 

Baca Juga: Gus Miftah Buka Suara Soal Viralnya Video Interaksi Dengan Yeti Pesek: Video Tahun Lalu Diungkit Lagi

Semua itu berawal dari hinaan Gus Miftah saat tampil di acara wayang golek.

Yati mengaku tak terima dengan ucapan Gus Miftah yang menyudutkannya dengan perkataan tak menyenangkan.

"Ada salah satu video dua tahun lalu, itu dia udah cerita, "le aku kok duwe guru waktu aku perform sama dia, itu kok dia kayak mengihina ya, aku loro ati le, aku meh ngadu mbe sopo? aku mung isone nangis, aku ngadune karo Gusti Allah (nak, aku kok punya guru waktu aku perform sama dia, itu kok dia kayak menghina ya? Aku sakit hati nak, aku mau mengadu ke siapa? aku cuma bisanya nangis, aku mengadu ke Gusti Allah) dan sekarang videonya lagi viral," kata pria dalam video.

Ditengah-tengah ceritanya itu, Erick menunjukkan rekaman suara WhatsApp Yati Pesek yang diduga baru dikirimkan belakangan ini.

Baca Juga: Gus Miftah Mundur dari Jabatan Khusus Presiden Imbas Video Viral Penjual Es Teh

Yati dalam rekaman suaranya mengaku bahwa hadirnya ia disana karena ingin terus ikut menjaga budayanya bahkan tanpa bayaran sekalipun.

"Atiku yo loro banget wong aku ki dadi seniman nganti tekan tuo aku ki jogo budayaku tenanan ora mung asal asalan. Aku ning ndi wae nganggo budi bekerti toto kromo sing becik. Ning aku karo Miftah dioneke bajing*n dioneke lon*e. Salahku opo?

(Aku sakit hati banget. Aku kan jadi seniman sampai aku tua itu aku menjaga budayaku secara sungguh-sungguh tidak hanya asal-asalan. Aku dimana saja menggunakan budi pekerti tata krama yang baik. Tapi aku sama Miftah dikatain Bajing*n dikatain lon*e (pelacur). Salahku apa?" tutur Yati Pesek dalam sebuah rekaman suara WhatsApp.

Baca Juga: Usai Penjual Es Teh, Kini Giliran Pesinden Senior Yati Pesek yang Dihina, Publik Desak Gus Miftah Dicopot Dari Kabinet

"Orang aku disana tidak pernah dibayar, aku tidak minta bayaran," sambungnya.

Meski di hina, pesinden senior Yati Pesek mengaku cuma menahan sakit hatinya itu selama dua tahun.

Sebelum akhirnya video interaksi antara dirinya dengan Gus Miftah menjadi viral.

"Aku cuma mau cari ilmu, loh kok ternyata malah seperti itu. Aku cuma tak tahan aja nak Erick, cuma diam saja, entah siapa tiba-tiba punya video itu dan di share sekalian. Ya semoga selamat dan sehat semuanya," tegas Yati Pesek dalam bahasa Jawa.

Sebelum itu, Gus Miftah juga telah buka suara terkait videonya yang viral bersama Yati Pesek.

Ia mengaku bahwa video tersebut sudah lama terjadi, namun terus diungkit oleh netizen.

"Itu monggo saja. Itu saya bisa berbuat apa? Video sudah tahun yang lalu kembali diungkit. Insyaallah hubungan saya dengan beliau yang terbaik. Kalaupun itu diambil, diviralkan kembali, ya saya bisa berbuat apa?" ujar Miftah usai konferensi pers yang digelar di kediamannya, Kalasan, Sleman, DIY, Jumat (6/11). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.