Jakarta

Netizen Nilai Abidzar Arogan Usai Akui Tak Nonton Drakor dan Adaptasi Webtoon Business Proposal, Pihak Mananjemen Buka Suara

Titania Isnaenin | 4 Februari 2025, 06:30 WIB
Netizen Nilai Abidzar Arogan Usai Akui Tak Nonton Drakor dan Adaptasi Webtoon Business Proposal, Pihak Mananjemen Buka Suara

 

AKURAT JAKARTA - Banjir kritikan, penampilan Abidzar Al Ghifari dinilai arogan usai dimintai tanggapan saat membintangi tokoh utama pria dalam film A Business Proposal yang diremake ke dalam versi Indonesia.

Falcon Pictures, selaku perusahaan film diketahui berkomentar terkait pernyataan sang aktor dan menganggap bahwa Abidzar tak melakukan kesalahan.

Dalam surat terbukanya yang diunggah di akun Instagram resmi @falconpictures_, Abidzar memiliki caranya sendiri sebagai seorang seniman yang berpengalaman.

Dimana tindakan tersebut adalah bagian dari cara yang valid bagi sang aktor untuk mendalami karakter dengan pandangan yang berbeda.

Baca Juga: Kanye West dan Bianca Censori Diusir Security Usai Datang Tak Diundang ke Acara Red Carpet Grammy Awards 2025

"Berita mengenai cast yang tidak menyaksikan serialnya terlebih dahulu bukan berakar keseombongan, tapi berakar dari pemilihan pendekatan akting. Seniman memiliki banyak cara (dan semua cara valid) dalam melakukan pendekatan terhadap cerita," tulis keterangan resmi Falcon Management.

Melalui surat terbuka tersebut, Falcon berusaha memecah kontroversial yang dibuat  pemainnya usai film remake dari webtoon a Business Proposal mendapat kecaman boikot.

Namun usai memberikan statement, netizen kembali berkomentar atas tanggapan dari pihak manajemen.

Adapun menurut netizen, kecaman ini menjadi salah satu pelajaran bagi para aktor untuk menghargai peran mereka dan bisa memberikan contoh yang baik kepada para penggemar.

Baca Juga: Dinilai Menyusahkan Rakyat, Bahlil Jusru Minta Masyarakat Sabar Antre Gas LPG 3 Kg

"Engga (memutuskan untuk tidak menonton), let this case jdi contoh buat artis2 layar lebar buat ga gampang jdi figur yg arogan + hodob saat udh punya influence yg besar. Biar yg jdi aktor di Indonesia tuh beneran SDM bagus/unggulan yg bisa dicontoh buat org2 biasa kayak kita yang nonton mereka," tulis @21century**.

Bahkan netizen juga menilai bahwa Falcon justru menyalahkan audiens mereka yang justru disebut tak menghargai karya film yang diperankan anak bangsa.

"Kalimat penutupnya kok semacam guilt tripping. Seolah2 nasib 100 pekerja itu ada di tangan kita (penggemar webtoon/serial/calon penonton remake) WRONG! Salahkan aktormu yg blunder itu," ujar @neng_**.

Baca Juga: INACRAFT 2025 di JCC Senayan Pada Pekan Ini: Pameran Kerajinan Terbesar di Indonesia, Berikut Rangkaian Acaranya!

Adapun sebelumnya, tanggapan Abidzar dinilai arogan saat dirinya ditanyai mengenai tokoh yang ia perankan.

Ia menyebut bahwa keputusan mengambil peran dalam film a Business Proposal adalah salah satu bentuk belajarnya dalam mendalami karakter sang tokoh.

"Gua ambil peran ini karena gua pengen belajar sama karakter ini, bukan karena gua udah paham dari jauh-jauh engga cuma karena emang gua pengen tau dan ditawarin juga casting kenapa engga," tuturnya dalam sebuah wawancara.

Anak dari Umi Pipik tersebut juga mengaku tak membaca dan menonton drama asli dari cerita a Business Proposal yang dibintanginya.

"Ga (baca), base on script aja," katanya lagi. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.