Netizen Nilai Abidzar Arogan Usai Akui Tak Nonton Drakor dan Adaptasi Webtoon Business Proposal, Pihak Mananjemen Buka Suara

AKURAT JAKARTA - Banjir kritikan, penampilan Abidzar Al Ghifari dinilai arogan usai dimintai tanggapan saat membintangi tokoh utama pria dalam film A Business Proposal yang diremake ke dalam versi Indonesia.
Falcon Pictures, selaku perusahaan film diketahui berkomentar terkait pernyataan sang aktor dan menganggap bahwa Abidzar tak melakukan kesalahan.
Dalam surat terbukanya yang diunggah di akun Instagram resmi @falconpictures_, Abidzar memiliki caranya sendiri sebagai seorang seniman yang berpengalaman.
Dimana tindakan tersebut adalah bagian dari cara yang valid bagi sang aktor untuk mendalami karakter dengan pandangan yang berbeda.
"Berita mengenai cast yang tidak menyaksikan serialnya terlebih dahulu bukan berakar keseombongan, tapi berakar dari pemilihan pendekatan akting. Seniman memiliki banyak cara (dan semua cara valid) dalam melakukan pendekatan terhadap cerita," tulis keterangan resmi Falcon Management.
Melalui surat terbuka tersebut, Falcon berusaha memecah kontroversial yang dibuat pemainnya usai film remake dari webtoon a Business Proposal mendapat kecaman boikot.
Namun usai memberikan statement, netizen kembali berkomentar atas tanggapan dari pihak manajemen.
Adapun menurut netizen, kecaman ini menjadi salah satu pelajaran bagi para aktor untuk menghargai peran mereka dan bisa memberikan contoh yang baik kepada para penggemar.
Baca Juga: Dinilai Menyusahkan Rakyat, Bahlil Jusru Minta Masyarakat Sabar Antre Gas LPG 3 Kg
"Engga (memutuskan untuk tidak menonton), let this case jdi contoh buat artis2 layar lebar buat ga gampang jdi figur yg arogan + hodob saat udh punya influence yg besar. Biar yg jdi aktor di Indonesia tuh beneran SDM bagus/unggulan yg bisa dicontoh buat org2 biasa kayak kita yang nonton mereka," tulis @21century**.
Bahkan netizen juga menilai bahwa Falcon justru menyalahkan audiens mereka yang justru disebut tak menghargai karya film yang diperankan anak bangsa.
"Kalimat penutupnya kok semacam guilt tripping. Seolah2 nasib 100 pekerja itu ada di tangan kita (penggemar webtoon/serial/calon penonton remake) WRONG! Salahkan aktormu yg blunder itu," ujar @neng_**.
Adapun sebelumnya, tanggapan Abidzar dinilai arogan saat dirinya ditanyai mengenai tokoh yang ia perankan.
Ia menyebut bahwa keputusan mengambil peran dalam film a Business Proposal adalah salah satu bentuk belajarnya dalam mendalami karakter sang tokoh.
"Gua ambil peran ini karena gua pengen belajar sama karakter ini, bukan karena gua udah paham dari jauh-jauh engga cuma karena emang gua pengen tau dan ditawarin juga casting kenapa engga," tuturnya dalam sebuah wawancara.
Anak dari Umi Pipik tersebut juga mengaku tak membaca dan menonton drama asli dari cerita a Business Proposal yang dibintanginya.
"Ga (baca), base on script aja," katanya lagi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







