Jakarta

Film A Business Proposal Versi Indonesia Ramai Diboikot Masyarakat, Apa Alasannya?

Titania Isnaenin | 8 Februari 2025, 20:11 WIB
Film A Business Proposal Versi Indonesia Ramai Diboikot Masyarakat, Apa Alasannya?

 

AKURAT JAKARTA - Beberapa hari belakangan ramai soal aksi boikot film adaptasi A Business Proposal yang banyak dibicarakan netizen.

Film adaptasi Webtoon karya Hae Hwa tersebut ramai diboikot lantaran sikap kontroversial dari beberapa pemain yang dinilai arogan.

Pemain utama seperti Abidzar menjadi salah satu faktor dibalik pemboikotan film yang diproduksi oleh Falcon Pictures.

Bahkan dalam promosi filmnya, Abidzar dan pemain lainnya justru menumbuhkan kekecewaan dari para penggemar webtoon A Business Proposal versi drama Korea.

Lantaran beberapa kali kerap membuat pernyataan blunder dibeberapa promosinya.

Lantas apa saja faktor yang membuat film ini ramai diboikot?

Berikut adalah rangkuman alasan mengapa A Business Proposal versi Indonesia dinilai flop.

Baca Juga: Imbas Sepi Penonton, Rating Film Adaptasi A Business Proposal Terjun Bebas, Publik Prediksi Flop

1. Akui Tak Nonton Versi Korea atau Baca Webtoon Asli

Sikap kontroversial para aktor A Business Proposal versi Indonesia bermula dari pengakuan para tokoh terkait drama adaptasi dari peran yang mereka mainkan.

Pemain seperti Abidzar, Cailtin Halderman dan Ardhito Pramono sempat mengungkapkan bahwa mereka mengaku tidak menonton atau bahkan membaca webtoon tersebut secara keseluruhan.

"Gua sempet nonton, di episode satu cuman memutuskan untuk berhenti karena pada akhirnya ini karakter yang akan gua buat sendiri bersama director gitu. Jadi gua gak pengen dibuat plek ketiplek juga," kata Abidzar.

"Kalo gue pribadi sih gua nonton cuplikan-cuplikannya aja gitu," tutur Ardhito.

"Aku juga baru tadi ngelanjutin yang udah dari kemarin sebelum shooting untuk beberapa episode," sambung Caitlin.

Sementara itu dalam kesempatan berbeda pemeran Yasmin juga sempat menegaskan bahwa film A Business Proposal bukanlah film remake dari Series Korea.

"Perlu kita ingatkan ya gais, ini adalah adaptasi dari si webtoonnya dari Korea ini, bukan dari si series Koreanya," kata Caitlin.

Baca Juga: Ramai Dicancel, Jumlah Penonton A Business Proposal Bikin Netizen Miris, Segini Updatenya

2. Keputusan Ambil Peran

Lagi-lagi Abidzar mengungkap pernyataan blunder yang membuat netizen geram.

Putra dari Umi Pipik ini bahkan berterus terang tentang alasan dirinya mau mengambil peran sebagai Utama di film adaptasi A Business Proposal.

Katanya, ia hanya mengambil peran karena sebuah tawaran casting dari PH Falcon Pictures.

"Gua ambil peran ini karena gua pengen belajar sama karakter ini, bukan karena gua udah paham dari jauh-jauh engga cuma karena emang gua pengen tau dan ditawarin juga casting kenapa engga," tutur Abidzar dalam sebuah wawancara.

Baca Juga: Netizen Nilai Abidzar Arogan Usai Akui Tak Nonton Drakor dan Adaptasi Webtoon Business Proposal, Pihak Mananjemen Buka Suara

3. Minta Publik yang Tak Berkenan Untuk Tak Usah Menonton Filmnya

Abidzar dalam sebuah wawancara dianggap netizen kerap menunjukan sikap arogan.

Ia yang tau dirinya dihujat para penggemar drama Korea tersebut juga tak memaksa para penggemar series A Business Proposal versi asli untuk menonton film versi Indonesia.

Hal tersebut membuat netizen merasa bahwa Abidzar tak mengindahkan kritikan dari publik dan justru seolah menunjukan tak memerlukan mereka untuk menonton filmnya.

"Gak usah nonton, masih banyak orang lain selain kamu, kita sih happy-happy aja" ucap Abidzar.

Tak hanya Abidzar, Ariel Tatum juga sempat mengungkap hal yang sama dan tak memaksa publik untuk menonton.

"Yaudahlah ya, Kalau kamu gak mau nonton is okay gak usah ditonton, kalo kamu gak suka cari film lain," ucap Ariel Tatum. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.