Jakarta

Kopi Sanger: Warisan Rasa dari Tanah Rencong yang Mendunia

Zainal Abidin | 2 Juni 2025, 10:59 WIB
Kopi Sanger: Warisan Rasa dari Tanah Rencong yang Mendunia

 

AKURAT JAKARTA - Kopi sanger adalah minuman khas Aceh yang hadir sebagai oase tradisi tak lekang oleh waktu di tengah gempuran warung kopi modern.

Lebih dari sekadar minuman, kopi sanger adalah simbol persahabatan dan budaya ngopi yang begitu kental bagi masyarakat Aceh.

Namun, bagaimana sejarah dan filosofi di balik secangkir kopi sanger yang kini mulai dikenal hingga ke luar daerah?

Baca Juga: Musisi Thailand Jeff Satur Bakal Gelar Tour Dunia 2025, Salah Satunya di Jakarta, Berikut Jadwal Lengkapnya!

Awal Mula dari Warung Kopi Aceh

Kopi sanger pertama kali dikenal luas melalui warung kopi (warkop) di Banda Aceh pada akhir era 1990-an hingga awal 2000-an.

Nama "sanger" berasal dari bahasa lokal, yakni singkatan dari "sama-sama ngerti" — sebuah istilah yang mencerminkan hubungan akrab antara penjual dan pembeli.

Baca Juga: Nostalgia Bersama Hedi Yunus, Marcell Siahaan dan Andre Hehanusa dalam Konser Firasat Bidadari Bukan Sebatas Mimpi pada 28 Juni, Segini Harga Tiketnya

Konon, kopi sanger lahir dari permintaan pelanggan yang ingin menikmati kopi susu, tapi dengan kadar manis dan susu yang tidak terlalu mendominasi.

Hasilnya adalah campuran antara kopi robusta atau arabika khas Gayo, susu kental manis, dan sedikit gula.

Racikan ini diseduh dengan teknik "tarik" seperti teh tarik, menciptakan buih lembut yang menarik bagi siapa saja yang melihatnya.

Baca Juga: Rarobang: Rahasia Hangat dari Maluku yang Sedang Digandrungi Pecinta Kopi

Cita Rasa yang Seimbang

Berbeda dengan kopi susu biasa, sanger mempunyai cita rasa yang tidak terlalu manis, tidak terlalu pahit, dan tetap menyisakan karakter kopi yang kuat.

Minuman ini disajikan di hampir semua warkop, dari sudut kota hingga pelosok desa.

Baca Juga: Trailer Squid Game 3 Rilis, Dendam dan Trauma Menyatu

Menyebar ke Seluruh Nusantara

Dalam beberapa tahun terakhir, kopi sanger mulai dikenal di luar Aceh.

Kedai-kedai kopi di berbagai kota besar di Indonesia mulai memasukkan sanger dalam daftar menu mereka.

Baca Juga: Bukan Cuma Tenda, Ini 8 Perlengkapan Penting Saat Camping di Gunung yang Wajib Dibawa!

Meski tak semua menyajikan dengan cita rasa dan teknik orisinal, kehadiran sanger di berbagai kota adalah bukti bahwa minuman ini punya pesona yang tak kalah dengan varian kopi internasional.

Lebih dari Sekadar Minuman

Kopi sanger adalah perayaan akan kebersamaan, kearifan lokal, dan kecintaan pada kopi.

Baca Juga: Bali Kembali Mengguncang Dunia, Ditetapkan Jadi Pulau Terindah di Antara Ribuan Pulau Lainnya di Dunia

Di tengah derasnya arus globalisasi dan tren kopi yang terus berubah, sanger tetap menjadi pilihan mereka yang mencari keaslian dan kehangatan dalam satu cangkir.

Satu tegukan kopi sanger bukan hanya menyentuh lidah, tapi juga menghangatkan hati.

Di situlah letak kekuatan sejatinya yang tampak sederhana, tapi berkesan.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.