Tak Hanya Nasi, Ini Deretan Makanan Pokok Lokal yang Tak Kalah Bergizi

AKURAT JAKARTA - Beras sudah lama menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia.
Hampir setiap daerah di Tanah Air menjadikan nasi sebagai menu utama di meja makan.
Namun, hanya sebagian kecil wilayah seperti Maluku, Papua, dan Sulawesi yang terbiasa mengganti nasi dengan bahan lain seperti sagu.
Sayangnya, ketika harga beras melonjak, kamu pasti ikut merasakan dampaknya.
Padahal, Indonesia sebenarnya punya banyak alternatif pangan yang tak kalah bergizi dan bisa menggantikan nasi.
Sayangnya, pemerintah belum terlalu gencar mendorong masyarakat untuk mencoba sumber karbohidrat lain yang lebih beragam.
Agar kamu tidak bergantung sepenuhnya pada beras, berikut beberapa pilihan pengganti nasi yang bisa menjadi solusi saat harga beras naik.
1. Singkong
Singkong memiliki kandungan karbohidrat tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan pokok seperti tiwul, gaplek, oyek, dan bahkan beras singkong.
Baca Juga: 4 Cara Praktis Pesan Makanan di Kereta Api, Nomor 2 Bikin Perjalanan Makin Nyaman!
Selain mudah ditemukan, singkong juga bisa membantu menjaga ketahanan pangan nasional.
2. Jagung
Jagung merupakan sumber energi dengan indeks glikemik rendah.
Baca Juga: Rahasia Kulit Glowing dan Awet Muda yang Jarang Diketahui, Ternyata Kuncinya Ada di Dapurmu!
Di beberapa daerah, masyarakat telah lama mengonsumsinya dalam bentuk nasi jagung, bubur jagung, hingga ampok.
Kini, inovasi seperti nasi jagung instan membuatnya semakin praktis dan bergizi.
3. Pisang
Baca Juga: Jangan Dibuang! Kulit Lemon Ternyata Punya 5 Khasiat Ajaib Ini
Selain kaya karbohidrat, pisang juga mengandung serat, vitamin, dan mineral.
Pisang bisa menjadi alternatif makanan pokok yang mudah diolah dan menyehatkan.
4. Talas
Talas mengandung karbohidrat kompleks dan serat tinggi.
Teksturnya lembut, rasanya netral, dan cocok dijadikan bahan pengganti nasi bagi kamu yang ingin menjaga kadar gula darah.
5. Kentang
Kentang menjadi pilihan populer karena mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan kalium.
Mudah diolah menjadi kentang rebus, tumbuk, atau panggang yang sama-sama mengenyangkan.
6. Sagu
Baca Juga: Emas Pegadaian Lanjutkan Tren Positif, Harga UBS dan Galeri24 Kompak Melonjak Dua Hari Beruntun
Sebagai sumber energi alami, sagu banyak dikonsumsi di Indonesia Timur.
Olahannya seperti papeda dan bubur sagu terbukti menyehatkan sekaligus mendukung pola makan berkelanjutan.
Dengan mengenal berbagai sumber karbohidrat ini, kamu bisa tetap kenyang tanpa selalu bergantung pada nasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







