Jakarta

Murah Tapi Mematikan? Fakta Mengerikan di Balik Beras Oplosan

Anggerhana Denni Rahmawati | 22 Juli 2025, 16:00 WIB
Murah Tapi Mematikan? Fakta Mengerikan di Balik Beras Oplosan

AKURAT JAKARTA - Belakangan ini, isu mengenai beras oplosan kembali mencuat dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Beras oplosan adalah beras yang telah dicampur dengan bahan lain secara tidak semestinya, baik itu jenis beras berbeda kualitas maupun zat non-pangan seperti plastik, pewarna tekstil, bahkan pemutih.

Tujuannya hanya satu: menurunkan biaya produksi dan meraih untung sebanyak mungkin.

Baca Juga: Bukan Dari Warisan, Ini Cara Timothy Ronald Bisa Dapat Rp100 Miliar dalam Waktu Singkat!

Namun, konsekuensinya justru mengancam kesehatan kamu dan keluargamu.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pangan olahan seperti beras oplosan yang tidak memenuhi standar keamanan dan gizi masuk dalam kategori ancaman serius bagi masyarakat.

Jika dikonsumsi terus-menerus, bahan-bahan kimia dalam beras oplosan dapat merusak tubuh secara perlahan.

Baca Juga: Grup Pop Jepang Ryokuoushoku Shakai Bakal Gelar Asia Tour 2025, Konser di Jakarta pada 7 November, Segini Harga Tiketnya!

Dampaknya bisa bermacam-macam.

Gangguan pencernaan akut seperti mual, muntah, dan sakit perut adalah efek jangka pendek yang umum terjadi.

Namun dalam jangka panjang, paparan terhadap bahan kimia seperti pemutih bisa memicu kerusakan organ vital, kanker, hingga kekurangan gizi kronis.

Baca Juga: Timothy Ronald Bagikan Strategi Dirinya Bisa Meraih Rp100 Miliar Dalam Waktu 2 Tahun: Contek Resepnya, Kamu Juga Bisa!

Yang lebih mengkhawatirkan, zat asing dalam beras oplosan juga bisa menimbulkan reaksi alergi berat, terutama bagi kamu yang memiliki sensitivitas tinggi.

Untuk itu, kamu wajib waspada dan teliti saat memilih beras.

Jangan tergiur harga murah, karena bisa jadi kualitas dan keamanannya dikorbankan.

Baca Juga: Jazz Hilang, Orchestra Datang, Dieng Culture Festival 2025 Siap Bikin Kamu Terpukau

Membiasakan diri membeli beras dari sumber terpercaya, memeriksa label kemasan, dan memperhatikan aroma serta warna beras dapat menjadi langkah awal perlindungan diri.

Ingat, kesehatan tidak bisa ditawar-tawar.

Lebih baik kamu mengeluarkan sedikit biaya lebih untuk kualitas pangan yang aman, daripada menyesal di kemudian hari. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.