Di Balik Kesederhanaannya, Ubi Jalar Ternyata Gudang Vitamin A

AKURAT JAKARTA - Ubi jalar sering dipandang sebagai makanan rumahan yang sederhana, padahal kandungan gizinya menyimpan peran besar bagi kesehatan tubuh manusia.
Di balik teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis alami, ubi jalar merupakan salah satu sumber vitamin A nabati terbaik.
Satu ubi jalar panggang ukuran sedang bahkan mampu memenuhi lebih dari empat ratus persen kebutuhan harian vitamin A.
Baca Juga: Gastritis: Radang Lambung yang Sering Diabaikan, Tapi Bisa Berujung Serius
Vitamin A dalam ubi jalar berasal dari beta-karoten, pigmen alami tumbuhan yang diubah tubuh menjadi vitamin A aktif.
Zat gizi ini berperan penting menjaga kesehatan mata, terutama dalam membantu penglihatan saat kondisi cahaya rendah.
Selain itu, vitamin A juga mendukung sistem kekebalan tubuh agar mampu melawan infeksi dan penyakit secara optimal.
Baca Juga: Pantai Oetune, Pesona Gurun Laut di Timur Nusantara
Manfaat lainnya terlihat pada kesehatan kulit, karena vitamin A membantu regenerasi sel dan menjaga elastisitas kulit.
Konsumsi ubi jalar secara rutin dapat membantu kulit tampak lebih sehat, terlindungi, dan tidak mudah mengalami penuaan dini.
Tidak hanya vitamin A, ubi jalar juga mengandung vitamin C dan E yang berfungsi sebagai antioksidan alami.
Baca Juga: Sempat Alami Panic Attack Pasca-Melahirkan, Meghan Trainor Kini Sambut Anak Ketiga Lewat 'Surrogate'
Antioksidan tersebut membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat paparan polusi, sinar matahari, dan stres lingkungan.
Kandungan serat dalam ubi jalar berperan penting menjaga kesehatan pencernaan dan membantu mencegah sembelit.
Serat juga membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga ubi jalar relatif aman dikonsumsi oleh banyak orang.
Baca Juga: Waspada Bahaya Air Saat Badai Petir, Ancaman Listrik yang Sering Diabaikan di Rumah
Ubi jalar juga kaya kalium yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu mengontrol tekanan darah.
Namun, agar vitamin A dapat diserap optimal, ubi jalar sebaiknya dikonsumsi bersama sumber lemak sehat.
Minyak zaitun, alpukat, atau kacang-kacangan dapat membantu penyerapan vitamin A karena sifatnya yang larut lemak.
Baca Juga: Keraton Surakarta Hadiningrat, Pesona Wisata Budaya Kota Solo
Ubi jalar membuktikan bahwa makanan sederhana dapat menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 4Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





