Jakarta

Mengenal Thrifting, Jual Beli Barang yang Lagi Tren di Kalangan Anak Muda

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 18 September 2023, 15:37 WIB
Mengenal Thrifting, Jual Beli Barang yang Lagi Tren di Kalangan Anak Muda

AKURAT.CO - Kata thrifting sempat ngetop saat pandemi covid-19. Saat itu, thrifting sempat dilarang. Kini, thrifting kembali menjamur. Terutama di kalangan generasi muda.

Thrifting sendiri adalah kegiatan membeli dan menjual barang bekas alias preloved, seperti pakaian dan sepatu.

Barang preloved yang diburu oleh generasi muda saat thrifting biasanya barang impor dan barang brand ternama.

Meski yang dijual adalah barang bekas, thrifting sendiri memiliki daya tarik tersendiri. Karena kualitas barang yang masih bagus. Biasanya hanya cacat sedikit. Bahkan tampilannya tak jarang masih seperti baru.

Baca Juga: Koordinasi RT RW, Golkar Jakarta Utara Siap Hadapi Pemilu 2024

Dijual dengan harga yang cenderung lebih murah, menjadi nilai plus dari thrifting dibandingkan harus membeli baru dengan model yang serupa.

Selain itu, yang tak kalah keren, dari thrifting tak jarang seseorang mendapatkan barang yang unik, menarik, bahkan limited edition.

Menjamurnya thrifting ini menjadi peluang baru dalam berbisnis. Maka jangan heran, kini banyak yang menjualnya secara online di market place.

Namun, penjualan offline thrifting juga tak kunjung banyak dan makin luas, misal di Pasar Senen dan Blok M.

Selain membantu perekonomian, thrifting juga memiliki peran yang cukup krusial bagi lingkungan.

Baca Juga: Penting Bersihkan Hidung Sebelum Tidur, Bisa Cegah Mendengkur

Dengan kehadiran thrifting, generasi muda turut serta menjaga lingkungan, karena menggunakan sustainable fashion alias pakaian berkelanjutan.

Dikatakan demikian, karena saat thrifting mereka tidak membeli produk baru. Namun produk bekas alias lama, dan itu cukup membantu mengurangi limbah tekstil.

Dalam thrifting sendiri, seseorang akan belajar sebuah seni. Sebab, mereka harus memilah dan memilih produk preloved terbaik, agar tetap stylish dan tidak terlihat norak.

Apalagi kalau sampai dapat produk limited edition alias langka, itu jadi suatu kebanggan tersendiri.

Baca Juga: Giat Sosialisasi Para Caleg, Golkar DKI Jakarta Perkenalkan Visi Misi

Thrifting memang unik, menarik, dan mengasyikan. Maka jangan heran tren itu terus berkembang dan tak tergerus zaman.

So, kamu sendiri termasuk orang yang suka thrifting gak nih? Biasanya kalau thrifting kamu lebih suka offline atau online? (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.