Jakarta

Apa yang Terjadi Jika Berjalan Setelah Makan? Ternyata Miliki Manfaat Besar Untuk Atur Kadar Gula Darah

Saeful Anwar | 23 Januari 2025, 12:06 WIB
Apa yang Terjadi Jika Berjalan Setelah Makan? Ternyata Miliki Manfaat Besar Untuk Atur Kadar Gula Darah


AKURAT JAKARTA - Memiliki kadar gula darah yang sehat dapat membantu mendukung kadar energi yang lebih konsisten, suasana hati yang lebih baik, peningkatan fokus, dan banyak lagi.

Di sisi lain, lonjakan dan penurunan tajam gula darah dapat menyebabkan kelelahan, rasa lapar, mudah tersinggung, dan risiko penyakit kronis yang lebih tinggi seperti resistensi insulin dan diabetes.

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaha kadar gula darah dalam tubuh menurut ahli.

Baca Juga: 8 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan yang Jarang Orang Tahu, Cegah Diabetes hingga Lancarkan Buang Air Besar

1. Berjalan Setelah Makan

Mckelvey mengatakan cara mudah untuk meningkatkan kontrol glukosa adalah dengan berjalan kaki selama 10 hingga 20 menit setelah makan.

Ini membantu mengatur kadar gula darah dengan memungkinkan otot Anda menggunakan karbohidrat sebagai energi sebelum dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

2. Tambahkan Serat pada Setiap Makanan

Serat memperlambat penyerapan glukosa dalam tubuh, sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil.

Baca Juga: 8 Manfaat Baik Jambu Air untuk Tubuh, Kontrol Diabetes hingga Kesehatan Gigi dan Tulang

Contoh makanan yang kaya serat antara lain biji chia, rasberi, brokoli, lentil, alpukat, dan buncis.

Bahkan Andrews menunjukkan sebuah penelitian yang menunjukkan buncis efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah.

3. Cobalah ACV

Hernandez menyoroti penelitian yang menunjukkan potensi cuka sari apel untuk menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Baca Juga: 8 Jenis Makanan yang Mampu Bikin Kadar Gula Darah Stabil, Baik Dikonsumsi untuk Penderita Diabetes

Ia merekomendasikan untuk mengonsumsi 1 sendok makan ACV yang diencerkan dalam 8 ons air sekitar 20 menit sebelum makan untuk memaksimalkan manfaatnya.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua orang dapat mentoleransi ACV dengan baik, karena keasamannya dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut atau berinteraksi dengan obat-obatan tertentu.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli diet terdaftar dan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum menambahkan ACV ke dalam rutinitas Anda.

Baca Juga: Bukan Cuma Konsumsi Gula dan Manis-manis, Ini Penyebab Orang Bisa Terkena Diabetes

4. Batasi Minuman Berkadar Gula Tinggi

Pilih minuman tanpa pemanis seperti teh herbal atau air putih, bukan pilihan yang mengandung gula tinggi seperti soda atau minuman kopi manis.

5. Makan Makanan Kecil dan Sering

Andrews menyarankan kiat ini dan berkata, "Daripada makan dua hingga tiga kali dalam porsi besar, sebagian orang menemukan bahwa makan makanan kecil dan camilan lebih sering setiap dua hingga tiga jam membantu mengelola gula darah lebih baik dengan menurunkan asupan karbohidrat dalam satu kali makan. Ingatlah untuk membuat makanan dan camilan seimbang yang mengandung nutrisi seperti protein, serat, dan lemak."

Demikian cara menjaga kadar gula dalam tubuh dengan cara yang sederhana. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.