8 Jenis Makanan yang Mampu Bikin Kadar Gula Darah Stabil, Baik Dikonsumsi untuk Penderita Diabetes

AKURAT JAKARTA - Penderita diabetes harus mengonsumsi makanan yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Berikut adalah beberapa jenis makanan yang baik untuk penderita diabetes:
1. Sayuran Non-Starch (Rendah Karbohidrat)
Contoh: Brokoli, bayam, kale, mentimun, dan paprika.
Manfaat: Kaya serat, rendah kalori, dan memiliki indeks glikemik (GI) rendah, membantu mengontrol gula darah.
2. Buah-buahan dengan Indeks Glikemik Rendah
Contoh: Apel, beri (stroberi, blueberry), jeruk, dan pir.
Manfaat: Mengandung serat alami yang memperlambat penyerapan gula.
Baca Juga: JANGAN SAMPAI SALAH! Simak Cara Melakukan Pemungutan Suara di TPS Pilkada 2024
3. Sumber Karbohidrat Kompleks
Contoh: Beras merah, oatmeal, quinoa, ubi jalar, dan roti gandum utuh.
Manfaat: Mengandung serat tinggi yang membantu mencegah lonjakan gula darah.
4. Protein Rendah Lemak
Contoh: Dada ayam tanpa kulit, ikan (salmon, sarden), telur, dan tahu.
Baca Juga: 7 Manfaat Tomat untuk Kecantikan, Bisa Bikin Kulit Glowing
Manfaat: Membantu memperlambat penyerapan karbohidrat tanpa meningkatkan kadar gula darah.
5. Lemak Sehat
Contoh: Alpukat, kacang-kacangan (almond, walnut), biji-bijian (chia, flaxseed), dan minyak zaitun.
Manfaat: Membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
6. Produk Susu Rendah Lemak
Contoh: Yogurt tanpa pemanis, susu rendah lemak.
Manfaat: Menyediakan kalsium dan protein, yang penting untuk kesehatan tubuh.
7. Makanan Tinggi Serat
Contoh: Lentil, kacang merah, kacang hitam.
Manfaat: Membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan rasa kenyang.
8. Bumbu dan Rempah
Baca Juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 150 Jutaan, Daihatsu Sirion 2018 Tetap Diandalkan
Contoh: Kayu manis, jahe, kunyit.
Manfaat: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rempah ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Tips Memilih Makanan untuk Penderita Diabetes
- Perhatikan Indeks Glikemik (GI): Pilih makanan dengan GI rendah untuk mencegah lonjakan gula darah.
- Batasi Karbohidrat Sederhana: Hindari makanan olahan seperti roti putih, pasta, dan makanan manis.
- Pilih Porsi yang Tepat: Kendalikan porsi makan agar kalori dan gula darah tetap terkontrol.
Gabungkan dengan Aktivitas Fisik: Kombinasi pola makan sehat dan olahraga membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan rencana makan yang sesuai dengan kebutuhan individu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








