Sultan Palembang Layangkan Maklumat Berisi "Kutukan" ke Willie Salim Imbas Konten Daging Rendang 200 Kg

AKURAT JAKARTA - Kasus rendang 200 Kg milik influencer Willie Salim rupanya harus menuai buntut panjang.
Usai dilaporkan ke pihak kepolisian, kini giliran
Sultan Palembang Darussalam, yakni Sultan Mahmud Badaruddin IV yang dikabarkan melarang Willie Salim untuk menginjakan kaki di Palembang.
Maklumat tersebut tertulis dalam poin terakhir yang mana Willie Salim disebut telah merusak citra warga Palembang.
Baca Juga: Sebut Buruh Pabrik Hinyai, Psikolog Lita Gading Tegas Beri Teguran ke Orang Tua Ara
"Poin kelima yang terakhir, apabila Willie Salim tidak mengindahkan pesan ini atas nama Kesultanan Palembang Darussalam menyatakan kutukan kepada Willie Salim dan mengharamkan kedatangannya ke Palembang sepanjang hidupnya," ujarnya.
Namun fatwa haram tersebut tentu saja datang dengan 4 desakan lain.
Dimana Kesultanan Palembang meminta agar Willie melakukan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Palembang melalui rapat adat Kesultanan Darussalam.
"Mendesak Willie Salim pertama, harus mengklarifikasi secara jujur dan meminta maaflah kepada warga Palembang, bukan hanya melalui video yang disebar di medsos tetapi di dalam rapat adat kesultanan Darussalam," tuturnya.
Kedua, Willie diminta untuk melakukan tradisi tepung tawar atau "cemau mulut" sesuai dengan adat Melayu Palembang.
Ketiga, Sultan juga meminta Willie mencabut dan menghapus semua video terkait masak dan makan rendang di BKB Palembang di semua akun media sosial.
Serta mendukung gerakan masyarakat Palembang yang menuntut Willie melalui jalur hukum.
Baca Juga: Viral, Pemuda di Bangil Pasuruan Buka Usaha Jasa Penukaran Uang Baru, Total Sampai 2 Miliar!
Adapun jika, Willie tidak mengindahkan pesan tersebut, Sultan mengancam akan mengharamkan kedatangannya ke Palembang sepanjang hidupnya.
Sementara itu, Willie Salim membantah melakukan rekayasa pada kontennya.
Ia juga telah mengucap permintaan maaf kepada publik terkait kehebohan yang telah terjadi.
"Jujur ini bukan salah warga Palembang. Ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan. Mohon maaf, saya pertama kali masak untuk orang sebanyak itu dan dibayanganku bisa kumpul dan buka bersama ribuan warga Palembang sudah lebih dari cukup," kata Willie.
Ia pun mengaku tak kecewa atas hilangnya 200 kg daging dalam kuali.
Karena menurutnya, daging tersebut nantinya akan dibagikan kepada warga.
"Karena pada akhirnya rendang itu dimasak memang untuk dibagikan ke warga. Jujur aku hanya kaget melihat antusias warga yang luar biasa. Ini pelajaran berharga buat aku. Aku tidak merekayasa hal itu, aku hanya tidak memperhitungkan hal tersebut bisa terjadi," tambahnya lagi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






