Jakarta

Tubuh Bisa Overdosis karena Kafein, Patuhi Batas Aman untuk Mengonsumsinya

Zainal Abidin | 24 Juni 2025, 21:15 WIB
Tubuh Bisa Overdosis karena Kafein, Patuhi Batas Aman untuk Mengonsumsinya

AKURAT JAKARTA - Christina Lackmann, perempuan 32 tahun asal Melbourne, Australia, ditemukan meninggal setelah sempat meminta pertolongan medis karena merasa pusing dan mengalami mati rasa.

Sayangnya, permintaan bantuannya dikategorikan sebagai kasus tidak mendesak.

Meski layanan darurat sempat menelepon ulang sebanyak 14 kali, tim medis baru datang tujuh jam kemudian.

Baca Juga: Tak Sekadar Libur, Inilah Makna dan Tradisi Tahun Baru Islam 2025

Hasil laporan toksikologi menunjukkan kadar kafein dalam tubuhnya mencapai tingkat yang fatal.

Diduga kuat, ia telah menelan tablet kafein dalam dosis besar, bukan dari kopi atau minuman biasa.

Email di ponsel pribadinya mengungkap bahwa ia telah membeli suplemen kafein dalam bentuk tablet di hari yang sama dengan kematiannya.

Baca Juga: Annual Pass Dufan, Tiket Sakti untuk Masuk Gratis 365 Hari

Lalu, berapakah sebenarnya batas aman mengkonsumsi kafein?

Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS), batas yang aman untuk orang dewasa sehat adalah maksimal 400 mg per hari, setara dengan 4–5 cangkir kopi.

Namun, batas ini tidak berlaku mutlak untuk semua orang.

Baca Juga: Warga Brebes Merapat! 20 Artis dan Musisi Nasional Bakal Goyang Alun-alun pada Sabtu 28 Juni 2025 Akhir Pekan Ini, Gratis!

Faktor seperti berat badan, kondisi jantung, dan sensitivitas tubuh turut memengaruhi.

Yang mengejutkan, dosis kafein 1.200 mg dapat menyebabkan kejang, dan ini bisa terjadi hanya dari setengah sendok teh bubuk kafein murni.

Risiko tertinggi biasanya berasal dari produk suplemen, tablet, atau bubuk kafein, bukan dari kopi harian.

Baca Juga: Catat! Cara Dapatkan Tiket Gratis Pestapora 2025, Hadirkan Banyak Musisi Papan Atas Indonesia

Kafein juga diam-diam mengintai dari berbagai produk sehari-hari yang tak disangka, seperti es krim, permen karet, bubuk protein, hingga obat sakit kepala.

Beberapa bahkan tak mencantumkan jumlah pastinya di label.

Overdosis kafein dapat menyebabkan detak jantung tak normal, kecemasan, insomnia, mual, tekanan darah tinggi, hingga kematian.

Baca Juga: Diskon dan Cashback, BookCabin Punya Cara Baru Bikin Liburan Sekolah Hemat

Untuk itu, kamu harus lebih jeli membaca komposisi dan bijak dalam konsumsi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.