Jakarta

Gemes! Toy Story 5 Rilis Teaser Perdana, Angkat Isu Gadget vs Mainan Klasik

Titania Isnaenin | 17 November 2025, 20:21 WIB
Gemes! Toy Story 5 Rilis Teaser Perdana, Angkat Isu Gadget vs Mainan Klasik

 



AKURAT JAKARTA – Setelah penantian panjang, Pixar mengonfirmasi bahwa "Toy Story 5" sedang dalam tahap produksi dan telah menetapkan jadwal rilis resmi.

Film kelima dari franchise ikonik ini dipastikan akan tayang di layar lebar pada 19 Juni 2026 mendatang.

Dalam animasi legendarisnya, Disney mulai memberikan bocoran awal, termasuk merilis teaser perdana yang langsung membawa penonton kembali ke dunia mainan Woody, Buzz Lightyear, dan kawan-kawan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Lagi, Segini Harga per Gramnya

Dalam teasernya, Toy Story 5 memperkenalkan sumber konflik baru.

Yang mana Buzz dan Woody bersama Jessie serta Forky terlihat panik ketika menemukan sebuah kotak misterius bertuliskan “Special Delivery.”

Setelah dibuka, paket tersebut ternyata berisi Lilypad, sebuah tablet pintar.

Kehadiran Lilypad menjadi simbol nyata perubahan zaman, di mana anak-anak modern lebih akrab dengan perangkat teknologi.

Disney dalam keterangan resminya menyebut bahwa Toy Story 5 akan mengangkat tema “Toy meets Tech,” yang menyoroti pertemuan dan tantangan para mainan klasik dalam menyesuaikan diri dengan representasi era baru.

Baca Juga: Ammar Zoni Minta Kekasih Urus Surat Nikah Saat Sidang Zoom

Tak hanya disuguhkan konflik yang mengangkat era teknologi, bagi penggemar animasi ini, kembalinya para pengisi suara orisinal seperti Tom Hanks kembali mengisi suara koboi setia, Woody, Tim Allen kembali sebagai Space Ranger penuh semangat, Buzz Lightyear dan Joan Cusack kembali memerankan Jessie, si koboi perempuan yang energik membuat film ini semakin dinantikan.

Selain trio utama, Toy Story 5 juga menghadirkan sentuhan segar dengan bergabungnya aktor senior Ernie Hudson ke dalam jajaran pengisi suara. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.