Jakarta

Rahasia Lapis Legit, Kue Imlek yang Simbolkan Rezeki Berlapis

Anggerhana Denni Rahmawati | 11 Februari 2026, 07:00 WIB
Rahasia Lapis Legit, Kue Imlek yang Simbolkan Rezeki Berlapis

AKURAT JAKARTA - Bagi banyak keluarga Tionghoa, perayaan Imlek identik dengan kebersamaan dan tradisi menyajikan makanan penuh makna.

Setiap hidangan yang tersaji bukan sekadar untuk dinikmati, tetapi juga sarat simbol doa bagi kehidupan yang lebih baik.

Salah satu sajian yang memiliki nilai filosofi kuat adalah kue lapis legit.

Baca Juga: Buah Kecil Penuh Doa, Filosofi Jeruk Mandarin di Perayaan Tahun Baru Imlek

Kue ini dikenal luas sebagai kudapan manis dengan tekstur lembut dan aroma rempah yang khas.

Namun, di balik rasanya yang legit, tersimpan cerita panjang tentang akulturasi budaya dan makna simbolis.

Lapis legit bukan hanya pelengkap meja perayaan, melainkan bagian dari warisan tradisi yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Patikan Kebo, Gulma Liar yang Menyimpan Harapan Baru untuk Kecantikan Kulit

Secara historis, lapis legit juga dikenal dengan sebutan spekkoek, istilah dari bahasa Belanda sejak masa kolonial.

Kue ini diperkenalkan oleh masyarakat Eropa dan memiliki kemiripan dengan kue lapis khas Barat.

Meski demikian, resepnya kemudian beradaptasi dengan selera lokal dan berkembang menjadi sajian khas Nusantara.

Baca Juga: Sambut Imlek 2026, Jakarta Light Festival Digelar Meriah pada 13 Februari

Dalam proses pembuatannya, lapis legit menggunakan berbagai rempah pilihan seperti kapulaga, kayu manis, cengkih, bunga pala, hingga adas manis.

Kombinasi rempah tersebut menghasilkan aroma hangat yang menggugah selera.

Setiap gigitan menghadirkan rasa manis, gurih, sekaligus wangi yang membuat kamu sulit berhenti menyantapnya.

Baca Juga: Konser Westlife Hari Ini, Hadirkan Nuansa Elegan dalam Konser 'A Gala Evening' di PIK 2

Lebih dari itu, filosofi lapis legit terletak pada susunan lapisannya.

Dalam kepercayaan Tionghoa, lapisan demi lapisan melambangkan rezeki, keberuntungan, dan kemakmuran yang datang bertahap namun terus bertambah.

Proses pembuatannya yang dilakukan sedikit demi sedikit juga mencerminkan nilai kesabaran dan ketekunan.

Baca Juga: Tips Kesehatan, Jus Jeruk Jahe Cara Alami Jaga Imunitas Tubuh

Saat kamu menikmati lapis legit bersama keluarga di momen Imlek, momen tersebut dianggap sebagai bentuk doa agar kehidupan di tahun baru semakin manis.

Kebersamaan saat membagi kue ini dipercaya membawa keharmonisan serta kelimpahan rezeki bagi seluruh anggota keluarga.

Pada masa lalu, lapis legit tergolong kue mewah karena bahan-bahannya mahal dan prosesnya rumit.

Baca Juga: Konser Intim Kangen Band di Jantung Ibu Kota, Jangan Sampai Ketinggalan

Hanya keluarga tertentu yang mampu membuatnya, bahkan resepnya sering dirahasiakan.

Kini, berkat perkembangan teknologi dan bahan yang lebih mudah didapat, kamu bisa menikmati kue ini dengan lebih praktis tanpa kehilangan makna tradisinya.

Pada akhirnya, lapis legit bukan sekadar makanan penutup.

Baca Juga: 7 Makanan Wajib Imlek dan Filosofinya, Nomor Berapa Favorit Kamu?

Kue ini menjadi simbol harapan, kerja keras, dan doa agar kehidupan kamu di tahun baru semakin berlapis kebahagiaan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.