Jakarta

Tiket Kereta Tak Harus Hangus Saat Rencana Berubah, Ini Cara Mengurusnya

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 Agustus 2026, 18:45 WIB
Tiket Kereta Tak Harus Hangus Saat Rencana Berubah, Ini Cara Mengurusnya
Armada kereta KAI melintasi rel

AKURAT JAKARTA - Rencana perjalanan terkadang berubah meski tiket kereta sudah berada di tangan.

Jadwal kerja bisa bergeser, urusan mendadak muncul, atau bahkan perjalanan harus dibatalkan.

Dalam kondisi seperti ini, kamu sebenarnya tidak selalu harus membiarkan tiket terbuang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyediakan dua pilihan bagi penumpang, yakni mengubah jadwal perjalanan atau membatalkan tiket.

Kedua layanan tersebut dapat dimanfaatkan melalui aplikasi Access by KAI maupun layanan di sejumlah stasiun dengan ketentuan yang berbeda.

Jika kamu masih ingin bepergian tetapi tidak bisa mengikuti jadwal awal, pilihan reschedule dapat menjadi solusi.

Perubahan jadwal melalui Access by KAI bisa dilakukan paling lambat dua jam sebelum waktu keberangkatan, dengan catatan masih tersedia tempat duduk pada perjalanan pengganti.

Caranya juga cukup sederhana.

Kamu hanya perlu membuka menu Tiket Saya, memilih tiket yang akan diubah, kemudian memilih fitur Ubah Jadwal.

KAI mengenakan biaya perubahan sebesar 25 persen dari tarif kereta api, di luar biaya pemesanan.

Baca Juga: AI Mulai Lakukan Serangan Siber Tanpa Banyak Campur Tangan Manusia, Taiwan Jadi Sasarannya

Jika harga tiket pada jadwal baru lebih mahal, kamu juga perlu membayar selisih tarif.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan perubahan jadwal dapat membantu penumpang yang masih ingin melakukan perjalanan meski waktu keberangkatannya berubah.

“Setiap pelanggan memiliki kebutuhan perjalanan yang dinamis. Melalui layanan pembatalan dan perubahan jadwal, KAI memberikan ruang bagi pelanggan untuk menyesuaikan perjalanan dengan lebih mudah, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun layanan petugas di stasiun,” ujar Franoto.

Namun, jika perjalanan benar-benar tidak dapat dilakukan, kamu bisa memilih membatalkan tiket.

Pembatalan melalui Access by KAI juga harus dilakukan paling lambat dua jam sebelum keberangkatan.

=====

Biayanya sebesar 25 persen dari harga tiket di luar biaya pemesanan.

Pembatalan juga dapat dilakukan secara langsung di loket stasiun.

Untuk wilayah KAI Daop 1 Jakarta, layanan tersebut tersedia di sejumlah stasiun, seperti Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Cikampek, Bogor Paledang, dan Sukabumi.

Ada perbedaan penting jika kamu memilih datang langsung ke stasiun.

Pembatalan melalui loket dapat dilakukan paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan, lebih dekat dengan jadwal perjalanan dibandingkan pembatalan melalui aplikasi.

Baca Juga: Gunung Arjuno-Welirang Ditutup karena Kebakaran, Tiket Pendaki Tak Langsung Hangus

Penumpang yang datang ke loket harus membawa identitas asli sesuai nama pada tiket serta bukti pemesanan atau kode booking.

Jika diwakilkan, diperlukan surat kuasa bermaterai dan identitas pihak yang memberikan maupun menerima kuasa.

Karena itu, sebelum membeli tiket, pastikan kembali tanggal, waktu, stasiun asal dan tujuan, serta data penumpang.

Namun, jika rencana berubah setelah transaksi, kamu masih memiliki pilihan untuk menyesuaikan perjalanan atau mengajukan pembatalan sesuai ketentuan KAI. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.