Jakarta

Bank Jakarta dan None Jakarta Soroti Pentingnya Menjaga Kesehatan Finansial dan Fisik dalam JFF 2026

Laode Akbar | 25 Oktober 2026, 14:14 WIB
Bank Jakarta dan None Jakarta Soroti Pentingnya Menjaga Kesehatan Finansial dan Fisik dalam JFF 2026
Jakarta Financial Festival 2026 di Blok M Square, Jakarta Selatan. (Ist)

AKURAT JAKARTA – Bank Jakarta bersama None Jakarta 2026 menyoroti pentingnya menjaga kesehatan finansial dan fisik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Keduanya membahas keterkaitan kondisi keuangan dengan kesehatan mental dan fisik dalam Jakarta Financial Festival (JFF) 2026 di Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Dalam diskusi bertajuk "Sehat Finansial, Sehat Badan, Sehat Jakarta", hadir None Jakarta 2026, Dokter Citra Poerwa, sebagai narasumber utama.

Baca Juga: Atas Usul Ribuan Warga, Legislator Golkar Ramly HI Minta Pansus Reforma Agraria dan PTSL Diperpanjang

Diskusi tersebut juga menghadirkan Pemimpin Grup Dana Ritel & Transaksional Bank Jakarta, Yuniar T. Manik, serta Corporate Credit Analyst Bank Jakarta, Dedi Akhmadi.

Citra menjelaskan, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup aspek mental dan sosial yang saling memengaruhi dalam kehidupan sehari-hari.

"Berdasarkan definisinya sendiri, sehat itu ada tiga aspek. Sehat fisik, sehat mental, dan juga sehat sosial. Jadi bukan semata-mata tubuhnya saja, tapi pikiran kita nih, mentalnya bagaimana dalam menghadapi sehari-hari dan juga sosial, interaksi dengan lingkungan sekitarnya," kata Citra.

Menurut Citra, menjaga kesehatan sejak usia muda merupakan investasi jangka panjang agar seseorang tetap produktif hingga usia lanjut.

Baca Juga: Truk Kerap Tabrak Separator Koridor 9 Transjakarta, Gubernur Pramono Janji Benahi Jalur Busway

Karena itu, masyarakat perlu membiasakan pola hidup sehat meskipun memiliki aktivitas pekerjaan yang padat.

Ia menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan waktu luang dengan melakukan aktivitas fisik sederhana. Salah satunya berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit setelah makan.

"Kalau fisik, aktivitas fisik tentunya harus dijaga. Kalau misalkan kita sekarang terlalu sibuk nih kerja, meeting sana sini, waktunya banyak habis di jalan, itu kan sebetulnya kita harus bisa yang namanya curi-curi waktu," ujar Citra.

"Misalkan kita enggak sempat nih untuk ke tempat olahraga, untuk nge-gym, kita siasatin setiap habis makan itu kita jalan kaki lah. Jalan kaki lah 10 sampai 15 menit. Yang adem-adem aja di dalam kantor juga boleh, yang penting kita bergerak," lanjutnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.