Jakarta

Bakteri Kimchi Tingkatkan Pembuangan Nanoplastik pada Tikus, Bagaimana dengan Manusia?

Anggerhana Denni Rahmawati | 25 Oktober 2026, 17:45 WIB
Bakteri Kimchi Tingkatkan Pembuangan Nanoplastik pada Tikus, Bagaimana dengan Manusia?
Bakteri pada kimchi diteliti untuk mengatasi nanoplastik pada tubuh. - learnkorean.in

AKURAT JAKARTA - Nanoplastik menjadi perhatian ilmuwan karena ukurannya yang sangat kecil memungkinkan partikel ini masuk melalui makanan dan minuman.

Di tengah kekhawatiran tersebut, peneliti Korea Selatan menemukan potensi bakteri dari kimchi untuk membantu mengeluarkan nanoplastik dari saluran pencernaan.

Penelitian yang dilakukan World Institute of Kimchi menemukan bahwa bakteri asam laktat tertentu dapat mengikat nanoplastik polistirena di dalam usus.

Partikel yang terikat tersebut berpotensi lebih mudah dikeluarkan melalui feses.

Meski terdengar menjanjikan, temuan ini belum berarti mengonsumsi kimchi secara rutin terbukti dapat membersihkan tubuh manusia dari nanoplastik.

Penelitian tersebut masih berfokus pada kemampuan bakteri tertentu dalam kondisi laboratorium dan pengujian pada hewan.

Bakteri Kimchi Tetap Efektif dalam Kondisi Mirip Pencernaan

Tim peneliti yang dipimpin Dr. SeHee Lee dan Dr. TaeWoong Whon menguji bakteri asam laktat Leuconostoc mesenteroides CBA3656 yang diisolasi dari kimchi.

Bakteri ini diteliti berdasarkan kemampuannya melakukan adsorpsi, yaitu mengikat partikel pada permukaan bakteri.

Dalam kondisi laboratorium standar, galur CBA3656 menunjukkan tingkat adsorpsi nanoplastik sebesar 87 persen.

Baca Juga: Prediksi Skor Rennes vs Strasbourg di Ligue 1, 25 Oktober 2026: Dapatkah Les Rennais Pertahankan Rekor di Roazhon Park?

Hasil tersebut hampir setara dengan galur pembanding Latilactobacillus sakei CBA3608 yang mencapai 85 persen.

Perbedaan terlihat ketika kedua bakteri diuji dalam kondisi yang menyerupai saluran pencernaan manusia.

Tingkat adsorpsi (penumpukan/penempelan) galur pembanding turun menjadi 3 persen, sedangkan CBA3656 masih mampu mempertahankan tingkat adsorpsi sebesar 57 persen.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa CBA3656 memiliki kemampuan mengikat nanoplastik yang lebih stabil dalam kondisi pengujian yang lebih menyerupai lingkungan pencernaan.

Temuan ini penting karena kemampuan bakteri dalam kondisi laboratorium biasa belum tentu bertahan ketika menghadapi lingkungan biologis yang lebih kompleks.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.