Jakarta

Dari Keranjang Pink ke Kencan Buta, Begini Cara Finlandia Menarik Wisatawan dari Berbagai Negara

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 Oktober 2026, 21:49 WIB
Dari Keranjang Pink ke Kencan Buta, Begini Cara Finlandia Menarik Wisatawan dari Berbagai Negara
Ilustrasi kencan. - Magnific

AKURAT JAKARTA - Mencari pasangan tidak selalu harus melalui aplikasi kencan atau perkenalan dari teman.

Di Finlandia, kebiasaan sederhana saat berbelanja di supermarket justru berkembang menjadi inspirasi program wisata yang mempertemukan para lajang dari berbagai negara.

Melalui inisiatif Visit Finland, sebanyak 16 orang lajang berkesempatan mengikuti perjalanan gratis selama empat hari pada Februari mendatang.

Mereka akan diajak menikmati kuliner khas, merasakan suasana musim dingin, sekaligus mengikuti acara kencan buta bersama warga setempat.

Tren Keranjang Merah Muda Jadi Awal Program

Program ini terinspirasi dari tren Sinkkukori yang sempat menarik perhatian masyarakat Finlandia.

Dalam tren tersebut, orang yang masih lajang menggunakan keranjang belanja berwarna merah muda sebagai tanda bahwa mereka terbuka untuk berkenalan dengan orang baru.

Kebiasaan sederhana itu kemudian memunculkan gagasan untuk menghadirkan pengalaman perkenalan dalam suasana yang berbeda.

Alih-alih hanya bertemu di supermarket, para lajang kini berpeluang berkenalan sambil menikmati perjalanan wisata.

Visit Finland membagi peserta terpilih menjadi dua kelompok.

Baca Juga: Liburan Keluarga Tak Harus Mahal, Trans Studio Cibubur Tawarkan Promo Ber-3

Masing-masing kelompok berisi delapan orang dan akan mengunjungi Helsinki atau Tampere.

Kedua kota tersebut menjadi tempat berlangsungnya berbagai aktivitas wisata, termasuk agenda pertemuan dengan para lajang setempat melalui kencan buta berkelompok di lokasi rahasia.

Makan Malam Jadi Bagian Penting Perkenalan

Salah satu daya tarik utama program ini adalah makan malam dengan hidangan khas Finlandia yang disiapkan oleh koki berpengalaman.

Di Helsinki, menu makan malam ditangani Adele Kinnunen, kepala koki Café Savoy yang pernah mengikuti kompetisi memasak MasterChef Professionals.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.