Wanita Wajib Waspada! Paparan Cahaya Biru dari HP dan TV Dapat Sebabkan Penambahan Berat Badan hingga Obesitas

AKURAT JAKARTA - Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Internal Medicine mengungkapkan bahwa cahaya biru dari TV dan perangkat streaming (HP), berpotensi menyebabkan penambahan berat badan, bahkan hingga tingkat obesitas pada wanita.
Penelitian ini mengamati gaya hidup 44 ribu wanita di AS, dan hasilnya mencengangkan.
Menurut studi ini, wanita yang terpapar cahaya biru sebelum tidur memiliki peluang lebih tinggi untuk menambah berat badan atau menjadi obesitas selama enam tahun ke depan.
Baca Juga: Resep Seblak Mie Instan Makaroni yang Sederhana Namun Efektif Bikin Hangat Keluarga
Peserta yang terpapar sinar biru sebelum tidur mengalami peningkatan berat badan sekitar 5 kilogram dalam lima tahun, dibandingkan dengan mereka yang tidak terpapar cahaya biru.
Kelompok yang terpapar cahaya biru juga memiliki peluang sebanyak 30 persen untuk mengalami obesitas.
"Secara evolusioner kita seharusnya tidur di malam hari, di tempat yang gelap. Ini jauh lebih penting daripada yang disadari orang karena berbagai macam alasan kesehatan," jelas Dale Sandler, seorang ilmuwan dari Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan dilansir laman The Ladder, Minggu (15/10/2023).
Baca Juga: Promo Tarif Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung Rp 300 Ribu, Catat Jadwal Keberangkatannya
Namun, perlu dicatat bahwa studi ini hanya menemukan hubungan antara cahaya biru dan penambahan berat badan.
Para penulis studi mengakui bahwa mereka tidak dapat menjelaskan pola makan yang tidak sehat atau minim aktivitas fisik yang juga dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan.
Meskipun banyak penelitian telah menguraikan dampak negatif cahaya biru pada ritme sirkadian dan kesehatan otak secara umum, sebuah studi baru dari University of Manchester juga menyebutkan bahwa cahaya biru dengan kombinasi yang tepat, dapat bermanfaat untuk kesehatab.
Yaitu lampu yang redup di malam hari dan cahaya yang lebih terang di siang hari, sebenarnya dapat memberikan manfaat kesehatan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









